Berita

Hukum

Saksi: Billy Sindoro Tidak Ikut Bahas RDTR Bekasi

SENIN, 21 JANUARI 2019 | 23:10 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada sidang dugaan suap Meikarta di Pengadilan Negeri Bandung, Senin (21/1) memastikan Billy Sindoro tidak ikut terlibat dalam pengurusan Raperda Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kabupaten Bekasi.

Hal itu terungkap saat Penasihat Hukum Billy Sindoro, Ervin Lubis mengajukan sejumlah pertanyaan kepada saksi-saksi di sidang tersebut.

Kepada Kabid Tata Ruang Dinas PUPR Kabupaten Bekasi, Neneng Rahmi dan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bekasi, Jamaludin yang dihadirkan sebagai saksi, Ervin Lubis bertanya tentang keterlibatan Billy dalam Raperda RDTR di ruangan mereka.


“Apakah ada saudara Billy Sindoro hadir atau ikut rapat berbicara mengenai RDTR?" tanya Ervin.

"Tidak ada," sahut Neneng dan Jamaludin.

Di dalam sidang, Ervin juga menanyakan kepada Neneng dan Jamaludin tentang keduanya menerima uang dari Billy Sindoro terkait RDTR. Kali ini, Ervin juga menyasar pertanyaan tersebut kepada Kepala bidang Bangunan Umum PUPR Kabupaten Bekasi, Wina Parlini Suciati Santosa.

"Tidak ada," jawab ketiganya.

Billy juga dipastikan tidak ikut terlibat dalam persiapan maupun pada saat pertemuan lanjutan termasuk di Rest Area KM 72 Tol Purbaleunyi yang dihadiri oleh Sekdis PUPR Pemkab Bekasi (sekarang menjabat Sekdisparbud Pora) Henry Lincoln.

"Tidak pernah," ucap Neneng dan Henry seperti diberitakan RMOLJabar.

Baik Jamaludin maupun Neneng Rahmi dalam BAP secara terpisah mengungkapkan berbagai setoran kepada Bupati Neneng Hasanah Yasin berasal dari pemberian pengembang atau masyarakat atas pelayanan rekomendasi, izin dan proyek fisik Dinas PUPR.

Seperti diketahui, sidang kali ini untuk mengungkap lebih jauh dugaan suap atau gratifikasi terkait perizinan proyek Meikarta. Keenam saksi dihadirkan untuk para terdakwa dari konsultan freelance yang membantu proses perizinan Meikarta yaitu Fitradjadja Purnama, Taryudi dan Henry Jasmen, serta Billy Sindoro. [ian]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ketua MPR Bicara Islam dan Kemajuan di Forum Mufti Dunia

Jumat, 12 Juni 2026 | 20:15

Cara Reaktivasi MyPertamina agar QR Code Aktif Lagi, Bisa Lewat Website dan Aplikasi

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:57

Dua Akses Stasiun MRT Dukuh Atas Ditutup Imbas Demo

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:54

Sinopsis Backrooms, Film Horor Adaptasi Serial YouTube yang Pecahkan Rekor Box Office

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:44

Demonstran Depan UOB

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:39

Palsukan Tanda Tangan, Bendahara BUMDes Diduga Korupsi Rp1,6 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:35

KPK Didesak Naikkan Status Pejabat DJBC Ahmad Dedi ke Penyidikan

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:32

BRI Gelontorkan Dana Rp500 Miliar untuk Buyback Saham

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:14

Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:13

PDIP Diminta Tertibkan Kader Diduga Terlibat Program MBG

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:47

Selengkapnya