Berita

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Dedi Prasetyo/Net

Hukum

Polri Gandeng Polisi London Ungkap Teror Bom Pimpinan KPK

SENIN, 21 JANUARI 2019 | 17:31 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

. Keseriusan Polri mengungkap teror bom di kediaman dua pimpinan KPK Agus Rahadjo dan Laode M. Syarif dibuktikan dengan menggandeng kepolisian London, Inggris.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Dedi Prasetyo menyampaikan, dilibatkanya tim Inafis dari Metropolitan London Police untuk menganalisa rekaman CCTV di rumah kediaman dua pimpinan KPK itu.

"Kita analisa VDR-nya (rekaman CCTV) ini sampai kirim ke London, kita berkerjasama dengan Inafis di Kepolisian Metropolitan London," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta, Senin (21/1).


Dari hasil analisa di London, adanya perbedaan antara isi rekaman CCTV yang bergerak dan dalam keadaan diam. Sehingga, memang diperlukan kecermatan dan ketelitian dalam memeriksa hasil kamera pengawas itu.

"Sebagai contoh kita sudah mencurigai ada satu kendaraan yang dalam satu bulan sebelum kejadian mondar mandir dua orang. Pada saat mondar mandir terlihat jelas. Tapi ketika dizoom orangnya jenis kendaraan sudah tahu, plat nomornya pada posisi-posisi yang sulit, pecah," ujar Dedi.

Kendati demikian, tim analisis Inafis Polri bersama Kepolisian London akan tetap menganalisis secara komprehensif untuk betul-betul menemukan pelaku yang melakukan teror.

"Itu akan didalami juga plat nomor asli atau palsu. Jadi prosesnya butuh ketelitian, kesabaran dan analisa yang komprehensif," pungkas Dedi. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya