Berita

Abu Bakar Ba'asyir/Net

Politik

Percakapan Dengan Ustaz Abu Bakar Ba'asyir Tentang Islam, Surga Dan Siti Maryam

SABTU, 19 JANUARI 2019 | 13:43 WIB | OLEH: MEGA SIMARMATA

. Pekan ini, kita semua mendapat kabar tentang pembebasan salah seorang ulama dari tahanan yaitu Ustaz Abu Bakar Ba'asyir.

Saya kenal dengan beliau.

Dan mungkin cuma saya satu-satunya wartawati, non muslim pula, yang ditanggapi dengan baik oleh beliau.


Sudah lama sekali saya tidak pernah lagi berkomunikasi dan bertemu dengan Ustaz Abu Bakar Ba'asyir.

Dulu, sebelum beliau ditahan, saya sering berkomunikasi dengan Ustaz Abu Bakar Ba'asyir lewat SMS.

Ada satu percakapan kami lewat SMS yang sangat berkesan dan tak akan pernah saya lupakan sampai kapanpun.

Beliau mengatakan:

"Mega, kalau kamu mau masuk surga, kamu harus masuk Islam".

Saya jawab seperti ini:

"Pak Ustaz, tanpa mengurangi rasa hormat saya, saya ingin mengingatkan Pak Ustaz tentang satu sosok yang dihormati dalam agama Islam yaitu sosok Siti Maryam. Dalam agama saya, Siti Maryam disebut Bunda Maria. Ibu dari Nabi Isa Al Masih. Mari kita bersahabat Pak Ustaz, walau kita berbeda agama".

Kemudian pak Ustaz Abu menjawab:

"Ya Allah, berkahilah Mbak Mega ini, yang datang menawarkan persahabatan kepada kami".

Dan saat saya datang membesuk beliau ke Rutan Bareskrim di tahun 2011, beliau bersedia menemui saya.

Saya datang membesuk Ustaz Abu dengan menggunakan kerudung yang saya pinjam dari ibu penjual makanan di Mabes Polri.

Karena Ustaz Abu memang sudah sering komunikasi dengan saya lewat SMS, dan selalu rajin membaca tulisan-tulisan saya, maka saat saya datang membesuk beliau tidak keberatan untuk bertemu saya.

Waktu itu, beliau malah bersedia untuk saya wawancarai.

Saya satu-satunya wartawan yang diperbolehkan Ustaz Abu membesuk beliau selama di Rutan Bareskrim.

Saat saya datang membesuk, keluarga beliau pun sedang membesuk.

Sepengelihatan saya saat membesuk Ustaz Abu, beliau sekeluarga sungguh luar biasa harmonis.

Ada istri dan anak anak dari Pak Ustaz Abu dalam satu ruangan dengan saya.

Dan kini, Ustaz Abu sudah bebas.

Menurut Ketua Dewan Pembina Tim Pengacara Muslim dan kuasa hukum Ustaz Abu Bakar Baasyir, Mahendradatta, pada tanggal 23 Desember 2018 Ustaz Ba'asyir sebenarnya berhak atas pelepasan bersyarat karena telah menjalani 2/3 masa hukuman dan mendapat banyak remisi. Dan selama ini dia sering dapat remisi misalnya tanggal 17 Agustus dan Idul Fitri.

Remisi pun bervariasi dari satu bulan hingga tiga bulan.

''Ini memang mungkin amnesti, tapi itu belum jelas. Soal grasi tidak mungkin karena Ustaz tidak bersedia mengaku bersalah. Walau apapun itu bentuknya saya ucapkan terima kasih. Sekarang yang penting bisa pulang dan memperbaiki kesehatannya,'' kata Mahendradatta di Jakarta, Jumat (18/1).

Salam hormat dari saya, Pak Ustaz Abu.

Selamat berkumpul kembali dengan keluarga tercinta. [***]

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Keempat Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah PENSA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:25

OMC Bantu Sejukkan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:02

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

TVRI dan PIM Jajaki Kolaborasi Angkat Kiprah Perempuan Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:23

KNMP Kota Sorong Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:00

Modal Asing Kabur Imbas Sentimen MSCI, BI Jamin Likuiditas Rupiah Memadai

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:16

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:15

Wilayah Berdekatan, Mengapa Jakarta Lebih Panas Saat Bogor Masih Diguyur Hujan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:03

KemenHAM Tampilkan Peta Pemenuhan Hak Dasar Hingga Tingkat Desa Berbasis Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35

Selengkapnya