Berita

Abubakar Baasyir dan Yusril Ihza Mahendra/Dok

Hukum

Tiga Bulan Sebelum Pilpres, Jokowi Bebaskan Ustaz Abu Bakar Ba'asyir Dari Penjara

JUMAT, 18 JANUARI 2019 | 14:54 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

. Narapidana terorisme Abu Bakar Ba'asyir bakal menghirup udara bebas dari Lembaga Pemasyarakatan (LP) teroris Gunung Sindur, Bogor.

Pembebasan ustaz Ba'asyir ini berkat hasil "lobi"  pengacara Yusril Ihza Mahendra kepada Presiden Joko Widodo.  

"Saya telah berhasil meyakinkan Presiden Joko Widodo untuk membebaskan ustaz Abubakar Ba'asyir," kata Yusril, sesaat lalu (Jumat, 18/1).


Yusril menirukan kalimat Jokowi yang menegaskan mantan Gubernur DKI Jakarta itu sangat prihatin dengan keadaan ustaz Abubakar.

"Karena presiden meminta saya untuk menelaah, berdialog dan bertemu ustaz Ba'asyir di LP Gunung Sindur," tambah Yusril.

Yusril menilai, Ba'asyir sudah mendekam dalam LP selama sembilan tahun dari pidana lima belas tahun yang dijatuhkan. Karena itu, sambung Yusril, Sudah saatnya Ba'asyir menjalani  pembebasan tanpa syarat-syarat yang memberatkan.

"Presiden Jokowi juga berpendapat bahwa ustaz Ba'asyir harus dibebaskan karena pertimbangan kemanusiaan," tegas Yusril.

Tak butuh lama, Yusril segera bertemu dengan Ba'asyir di LP teroris Gunung Sindur Bogor, hari ini (Jumat, 18/1).

"Semua pembicaraan dengan ustaz Ba'asyir akan dilaporkan ke Presiden, lebih meyakinkan beliau (Jokowi) bahwa cukup alasan untuk membebaskan Ba'asyir dari penjara," ungkap Yusril.

Yusril menyatakan pembebasan Ba'asyir akan dilakukan secepatnya sambil membereskan administrasi di LP.

Ba'asyir, kata Yusril, meminta waktu setidaknya tiga hari untuk membereskan barang-barangnya yang ada di sel penjara.

"Setelah bebas, Ba'asyir akan pulang ke Solo dan akan tinggal di rumah anaknya, Abdul Rahim," tutur Yusril.

Sementara itu, ustaz Abubakar Ba'asyir mengucapkan rasa syukur kehadirat Allah atas pembebasannya dan berterima kasih kepada semua pihak yang telah mengambil inisiatif pembebasan dirinya.

"Pak Yusril ini saya kenal sejak lama. Beliau ini orang berani, sehingga banyak yang memusuhinya. Tetapi saya tahu, beliau menempuh jalan yang benar," ucap Ba'asyir seperti ditirukan juru rawat yang memeriksa kakinya yang sakit. [jto]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

16 Negara Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Tujuh Wakil Asia

Senin, 29 Juni 2026 | 02:03

Prediksi Skor Babak 32 Besar

Senin, 29 Juni 2026 | 02:00

Bareskrim Gagalkan Peredaran 325 Kg Sabu Jaringan Thailand-Aceh

Senin, 29 Juni 2026 | 01:31

Segera Terbitkan Regulasi Pelarangan LGBT!

Senin, 29 Juni 2026 | 01:12

Forum Konferensi Republik Hasilkan Tiga Mandat

Senin, 29 Juni 2026 | 01:03

Mesir vs Iran: Stadion Berubah Jadi Arena Adu Gengsi Ribuan Tahun

Senin, 29 Juni 2026 | 00:38

Pelarangan Konferensi Republik di Kampus UI Tak Menumbuhkan Pesimisme

Senin, 29 Juni 2026 | 00:27

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

BPPKB Banten HDS Melepas Stigma Negatif terhadap Ormas

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:41

Forum Konferensi Republik Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:05

Selengkapnya