Berita

KH. Said Aqil Siroj/Net

Bisnis

Ketum PBNU Ajak Warga Nahdliyin Gunakan Aplikasi NU Cash

JUMAT, 18 JANUARI 2019 | 13:58 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Said Aqil Siroj mengapresiasi aplikasi NU Cash yang dibuat Bidang Pengembangan Ekonomi Volentary, Zakat, Infak dan Sedekah PBNU.

Aplikasi NU Cash ini menyajikan berbagai fitur terkait beragam aktivitas bagi Nahdliyin, seperti layanan zakat, infak, sedekah, wakaf uang termasuk iuran anggota warga NU. Tidak hanya itu, aplikasi ini juga bisa melayani beli pulsa, bayar telepon dan donasi kemanusiaan.

Kiai Said bersama pengurus PBNU menghadiri syukuran kantor uang elektronik yang diberi nama NU Cash, di kantor PBNU, Jakarta Pusat, Kamis (17/1) kemarin. Diantaranya Sekjend PBNU Helmy Faishal Zein dan Bendahara Umum PBNU Bina Suhendra.


Aplikasi NU Cash yang dibangun dalam setahun terakhir ini disamping memuat fitur pembayaran dan pembelian yang menjamin kecepatan dan kemudahahan, juga menawarkan fitur yang khas pelayanan warga Nahdlatul Ulama.

"Terima kasih kepada kalian, anak-anak muda profesional yang telah menyiapkan aplikasi U Cash. Saya akan turun langsung mengajak warga NU agar menggunakan aplikasi ini," kata Kiai Said dalam keterangan tertulis, Jumat (18/1).

Aplikasi NU Cash merupakan upaya Nahdlatul Ulama untuk memaksimalkan perkembangan finansial teknologi untuk memudahkan dan mempercepat urusan masyarakat.

"Karena prospektif saya minta pihak manajemen harus bekerja keras terus melengkapi aplikasi NU Cash sesuai kebutuhan masyarakat luas," imbuh Kiai Said.

Selain itu, Kiai Said juga mengharapkan respons positif masyarakat luas terhadap aplikas NU Cash.

"Warga NU seyogyanya menyambut baik program PBNU ini dengan menggunakannya untuk kebutuhan sehari-hari," tutupnya. [rus]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya