Berita

Mahfud MD/Net

Politik

Mahfud Setuju Usulan Jokowi, Said Didu: Janji Baru Lagi?

JUMAT, 18 JANUARI 2019 | 13:44 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Calon Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengusulkan adanya lembaga legislasi nasional untuk membenahi tumpang tindih aturan.

Usulan tersebut dinilai mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD adalah sebagai terobosan baru .

Menurut Mahfud, lembaga legislasi nasional diperlukan agar tidak terjadi lagi tumpang tindih peraturan antara pusat dan daerah. Saat ini, pusat dan daerah berjalan tak berbarengan.


Komentar Mahfud tersebut ditimpali oleh mantan staf khusus Menteri ESDM, Said Didu.

Said Didu menilai seharusnya usulan tersebut bisa dieksekusi Jokowi, karena mantan Gubernur DKI Jakarta itu masih berkuasa.

"Mohon pencerahan Pak Mahfud kenapa tidak dilakukan mulai saat berkuasa ? Ini janji baru lagi ?" kata Said Didu, kemarin malam (Kamis, 17/1).

Usulan tersebut tercetuts dalam debat capres. Jokowi mengatakan sinkronisasi daerah dengan pusat adalah hal penting.

Salah satunya Jokowi ingin membuat pusat legislasi nasional yang langsung dikontrol presiden.

"Kami akan sambungkan fungsi legislasi yang ada di kementerian. Dan kita gabungkan dengan pusat legislasi nasional, sehingga dikontrol presiden, satu pintu, jadi tidak tumpang tindih," ujar Jokowi. [jto]

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Ambang Batas Parlemen Moderat Cukup 2,5 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 20:04

Eks Kepala PPATK: Demutualisasi BEI Kebutuhan Mendesak, Faktor Pertemanan Permudah Penyimpangan

Senin, 02 Februari 2026 | 19:50

Ribuan Warga Kawanua Rayakan Natal dan Tahun Baru dengan Nuansa Budaya

Senin, 02 Februari 2026 | 19:45

Catat! Ini 9 Sasaran Operasi Keselamatan Jaya 2026 dan Besaran Dendanya

Senin, 02 Februari 2026 | 19:45

Prabowo Terima Dirut Garuda dan Petinggi Embraer di Istana, Bahas Apa?

Senin, 02 Februari 2026 | 19:41

Menkeu Purbaya Singgung Saham Gorengan Saat IHSG Anjlok, Apa Itu?

Senin, 02 Februari 2026 | 19:29

Alur Setoran Kades dan Camat ke Sudewo Ditelisik KPK

Senin, 02 Februari 2026 | 19:23

Horor Sejarah Era Jim Crow

Senin, 02 Februari 2026 | 19:14

10 Surat Tanah yang Tidak Berlaku Lagi mulai Februari 2026

Senin, 02 Februari 2026 | 19:12

5 Takjil Khas Daerah Indonesia Paling Legendaris

Senin, 02 Februari 2026 | 18:53

Selengkapnya