Berita

Mardani Ali Sera/RMOL

Politik

DEBAT PILPRES 2019

Gagasan Prabowo-Sandi Lebih Konkret

JUMAT, 18 JANUARI 2019 | 11:38 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Wakil Ketua Badan Pemengangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Mardani Ali Sera memuji performa pasangan calon nomor urut 02 pada debat pertama Pilpres 2019. Prabowo-Sandi unggul 3-0 atas Jokowi-Ma'ruf.

"Alhamdulillah debat pertama sudah kita lewati dan kita sudah cukup puas dengan hasilnya. Penilaian saya Prabowo-Sandi sementara unggul dengan skor 3-0," kata Mardani, Kamis (17/1).

Politisi PKS ini mengangap Prabowo-Sandi memiliki gagasan yang lebih kongkrit menyelesaikan isu Hukum, HAM, Korupsi, dan Terorisme.


"Pak Prabowo dan Bang Sandi menjanjikan akan menjadikan hukum sebagai panglima dan harus berkeadilan sedangkan jawaban pasangan nomor 01 yang menganggap institusi penegak hukum ditempati oleh kader partai politik tidak masalah padahal justru sangat mengkhawatirkan karena bisa terjadi intervensi politik dalam putusan hukum," ujarnya.

Selain itu, menurut Mardani, 4 tahun lebih kepemimpinan Presiden Jokowi semangat pemberantasan korupsi belum terlihat jelas terbukti masih banyak pejabat pusat yang tertangkap korupsi dan berbagai kepala daerah lebih miris lagi sampai ada korupsi dana bencana.

Dalam penegakan HAM juga, menurutnya masih lemah. Kriminaliasasi ulama, persekusi misalnya, kasus Novel Baswedan, TKI di luar yang masih terkena hukuman mati dan sebaginya.

Terkait terorisme, menurut Mardani petahana juga seharusnya menjelaskan harus ada visi penanganan terorisme di Indonesia terlebih dari sisi preventif dengan meningkatkan ekonomi masyarakat untuk mengkatkan kesejahteraan masyarakat sehingga tidak ada lagi orang yang melakukan tindakan tindakan terorisme.

Terakhir, Legislator asal Dapil Jakarta Timur ini menilai komitmen Nawacita selama 4 tahun lebih kepemimpinan Jokowi-JK masih banyak PR dan belum ada trobosan di bidang Hukum, HAM, Korupsi, dan Terorisme.

"Menurut saya setelah menonton debat kandidat ini, pasangan nomor urut 01 belum memiliki grand design gambaran 5 tahun ke depannya," pungkas Mardani. [rus]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya