Berita

Foto: Net

Jaya Suprana

Digdaya Rakyat Cheran

JUMAT, 18 JANUARI 2019 | 06:43 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

SEPERTI negara-negara penganut paham demokrasi pada umumnya, secara berkala Meksiko sibuk menyelenggarakan pemilihan umum demi memilih presiden, kepala daerah, walikota dan anggota dewan perwakilan rakyat .

Di seluruh pelosok Meksiko, para partai politik sibuk menyelenggarakan kampanye merayu rakyat agar memilih para calon yang dijagokan para parpol masing-masing, kecuali di Cheran.

Michoacan


Cheran adalah sebuah kota kecil  terletak di bagian barat laut negara bagian Michoacan, sekitar 360 km barat Mexico City dan sekitar 123 km (76 mil) barat ibukota negara bagian Morelia.  

Localidad (kota) Cheran secara resmi memiliki populasi 12.616, termasuk 5.827 pria dan 6.787 wanita.

Sejak akhir dasawarsa pertama abad XXI, masyarakat Cheran tersiksa oleh angkara murka kriminalitas, perusakan hutan serta perdagangan narkoba dilindungi para politisi serta polisi korup setempat.  

Akhirnya pada 15 April 2011, masyarakat Cheran mengusir semua politisi dan kader parpol akibat sudah tidak tahan atas sepak terjang para politisi merusak ketertiban, ketenteraman, kemakmuran kota Cheran.  

Tatalaksana kepemerintahan kota Cheran diambil alih oleh  sebuah dewan kota terdiri dari 12 warga yang dipilih secara musyawarah mufakat langsung oleh rakyat tanpa campur tangan parpol dan disahkan secara konstitusional oleh Mahkamah Agung Meksiko.  

Demokrasi

Pemerintahan otonom oleh rakyat untuk rakyat tanpa parpol segera melaksanakan gerakan menertibkan hukum serta menanam ribuan pohon.

Menurut Guardian, demokrasi a la Cheran merupakan suatu gerakan "civil disobedience" sebagai "solusi sederhana untuk menanggulangi pembelian suara serta kejahatan politik yang merusak demokrasi Meksiko."

Digdaya rakyat Cheran menurut seorang aktivis komunitas setempat, tidak hanya menyelamatkan hutan, tetapi juga membawa kedamaian bagi kehidupan masyarakat Cheran.

Pada tahun 2017 , kota Cheran memiliki tingkat kriminal terendah di seluruh negara bagian Michoacán dan bahkan mungkin di seluruh negara Meksiko. Para petugas parpol yang ingin berkampanye di Cheran pada masa pemilu Meksiko harus siap diusir oleh para warga Cheran yang benar-benar alergi terhadap ulah politik terbukti menghadirkan mudarat ketimbang manfaat.

Fakta digdaya rakyat yang hadir sejak 2011 di Cheran merupakan bukti nyata tak terbantahkan bukan hanya bagi Meksiko namun juga seluruh dunia bahwa demokrasi secara sejati oleh rakyat untuk rakyat tanpa campur tangan partai politik sebenarnya bukan sesuatu yang mustahil untuk diwujudkan menjadi kenyataan.

Penulis adalah pembelajar demokrasi

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Dubes Najib: Dunia Masuki Era Realisme, Indonesia Harus Bersatu

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:10

Purbaya Jamin Tak Intervensi Data BPS

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:06

Polisi Bantah Dugaan Rekayasa BAP di Polsek Cilandak

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:58

Omongan dan Tindakan Jokowi Sering Tak Konsisten

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:43

Izin Operasional SMA Siger Lampung Ditolak, Siswa Diminta Pindah Sekolah

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:23

Emas Antam Naik Lagi, Nyaris Rp3 Jutaan per Gram

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:14

Prabowo Janji Keluar dari Board of Peace Jika Terjadi Hal Ini

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:50

MUI Melunak terkait Board of Peace

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:44

Gibran hingga Rano Karno Raih Anugerah Indoposco

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:30

Demokrasi di Tengah Perang Dingin Elite

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:15

Selengkapnya