Berita

Aria Bima/RMOL

Politik

Jokowi-Ma'ruf Akan Paparkan Tentang Dugaan Pelangaran HAM Masa Lalu

KAMIS, 17 JANUARI 2019 | 13:38 WIB | LAPORAN:

RMOL. Kasus dugaan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) masa lalu menjadi salah satu perhatian khusus dari pasangan nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Buktinya, dalam debat nanti mereka juga akan membahas tentang itu.

Direktur Program TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, Aria Bima memastikan bahwa para jagoannya akan membahas tentang itu.

"Pak Jokowi akan memaparkan hal yang menyangkut penanganan HAM masa lalu," ungkapnya saat ditemui di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (17/1).


Debat yang akan membahas tentang isu HAM, penegakan hukum, korupsi, dan terorisme ini terdiri dari enam segmen. Pada segmen ke-4 dan ke-5, tiap pasangan calon diberikan kesempatan untuk bertanya ke pihak lawan, demikian sebaliknya, pihak lawan pun diwajibkan untuk menanggapi.

Ditanya tentang kemungkinan Jokowi ataupun Ma'ruf akan menanyakan soal dugaan pelanggaran HAM berat masa lalu, misalkan terkait penculikan aktivis mahasiswa pada tahun 1998 lalu, Aria yang juga politisi PDI Perjuangan ini bilang Jokowi-Ma'ruf masih akan melihat dinamika dalam debat. Pertanyaan tentang itu hanya akan diajukan jika pihak Prabowo-Sandi mulai "menyerang".

"Kita akan melihat perkembangannya, sejauh mana itu. Juga merupakan suatu respon yang harus dijawab Pak Jokowi karena pertanyaan kepada Capres Pak Jokowi," demikian anak buah Megawati Soekarnoputri ini. [hta]


Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ketua MPR Bicara Islam dan Kemajuan di Forum Mufti Dunia

Jumat, 12 Juni 2026 | 20:15

Cara Reaktivasi MyPertamina agar QR Code Aktif Lagi, Bisa Lewat Website dan Aplikasi

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:57

Dua Akses Stasiun MRT Dukuh Atas Ditutup Imbas Demo

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:54

Sinopsis Backrooms, Film Horor Adaptasi Serial YouTube yang Pecahkan Rekor Box Office

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:44

Demonstran Depan UOB

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:39

Palsukan Tanda Tangan, Bendahara BUMDes Diduga Korupsi Rp1,6 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:35

KPK Didesak Naikkan Status Pejabat DJBC Ahmad Dedi ke Penyidikan

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:32

BRI Gelontorkan Dana Rp500 Miliar untuk Buyback Saham

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:14

Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:13

PDIP Diminta Tertibkan Kader Diduga Terlibat Program MBG

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:47

Selengkapnya