Berita

Wahyu Setiawan/Net

Politik

Pertanyaan Capres-Cawapres Tidak Boleh Melenceng Dari Tema

KAMIS, 17 JANUARI 2019 | 03:59 WIB | LAPORAN:

Pasangan calon presiden dan wakil presiden dibolehkan mengajukan pertanyaan untuk lawannya dalam debat pilpres nanti malam. Termasuk mengajukan pertanyaan yang bersifat personal, selama itu masuk dalam tema debat.

Debat yang mengusung tema hukum, HAM, korupsi dan terorisme akan digelar dalam empat sesi. Masing-masing sesi memungkinkan paslon mengajukan pertanyaan ke pihak lawan.

"Dalam debat nanti ada 4 sesi yang memungkinkan kandidat itu antar bertanya dan saling berdebat," ujar Komisioner KPU Wahyu Setiawan dalam konferensi pers di Media Center KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (16/1).


Wahyu mengaku pihaknya sama sekali tidak tahu apa saja yang akan ditanyakan oleh masing-masing paslon ke pihak lawan. Namun demikian, dia tak menampik kemungkinan adanya pertanyaan tentang kejelasan kasus pelanggaran HAM masa lalu.

"Kalau pertanyaannya mungkin atau tidak, mungkin-mungkin saja. Karena pertanyaan yang dibuat oleh kandidat itu yang tahu hanya Tuhan Yang Maha Esa dan kandidat itu sendiri. Jadi mungkin saja itu terjadi," sambungnya.

Meski begitu, Wahyu mengingatkan masing-masing pasangan capres-cawapres untuk tidak mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang di luar konteks debat. Jika tidak, maka moderator punya kewenangan untuk meluruskan.

"Tetapi tentu saja dipersilakan antar kandidat itu bertanya. Karena memang dimungkinkan untuk itu. Ada sesi pertanyaan itu dibuat oleh kandidat, diberikan kepada kandidat lain dan kandidat itu dapat merespons atas jawaban sebelumnya," tukasnya.

Rencananya, debat yang berlangsung di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan itu akan dimulai pada pukul 19.00 WIB. Debat ini akan disiarkan secara langsung oleh TVRI, RRI, Kompas TV, dan RTV. [ian]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ketua MPR Bicara Islam dan Kemajuan di Forum Mufti Dunia

Jumat, 12 Juni 2026 | 20:15

Cara Reaktivasi MyPertamina agar QR Code Aktif Lagi, Bisa Lewat Website dan Aplikasi

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:57

Dua Akses Stasiun MRT Dukuh Atas Ditutup Imbas Demo

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:54

Sinopsis Backrooms, Film Horor Adaptasi Serial YouTube yang Pecahkan Rekor Box Office

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:44

Demonstran Depan UOB

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:39

Palsukan Tanda Tangan, Bendahara BUMDes Diduga Korupsi Rp1,6 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:35

KPK Didesak Naikkan Status Pejabat DJBC Ahmad Dedi ke Penyidikan

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:32

BRI Gelontorkan Dana Rp500 Miliar untuk Buyback Saham

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:14

Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:13

PDIP Diminta Tertibkan Kader Diduga Terlibat Program MBG

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:47

Selengkapnya