Berita

Politik

Prabowo Berani Hilangkan Kartel Impor, Jokowi Belum Menjawab

RABU, 16 JANUARI 2019 | 21:34 WIB

Dari dua calon presiden yang bertarung di Pilpres 2019, siapakah yang berkomitmen tidakakan  melakukan impor dan berani melawan kartel impor?

Ekonom senior DR Rizal Ramli sudah menguji. Rizal menceritakan pernah mengajukan pertanyaan tentang itu kepada Prabowo Subianto dan Joko Widodo.
"Saya tanya Pak Prabowo jika Anda jadi presiden pada April mendatang, pasti banyak kartel-kartel yang datang membawa uang triliunan. Apa yang akan Anda lakukan? Kepada saya, Pak Prabowo bilang dirinya adalah tentara dan ketua HKTI, yang dimaui sederhana yaitu kedaulatan pangan. Itu jawaban bagus" kata Rizal di acara halaqah ekonomi bertajuk "Membedah Konsep Ekonomi Gus Dur" di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (16/1).

Rizal bercerita pernah menanyakan hal serupa ke Jokowi. Bagaimana dengan jawaban Jokowi?

Rizal bercerita pernah menanyakan hal serupa ke Jokowi. Bagaimana dengan jawaban Jokowi?

"Saya tanya ke Pak Jokowi, jika Anda jadi presiden lagi, apa berani menghapus sistem kuota? Sampai sekarang saya belum ada jawaban dari beliau. Kayaknya Pak Jokowi lebih takut sama 'brewok'," ucap mantan Menteri Perekonomian era pemerintahan Gus Dur itu.

Menurut Rizal, Jokowi di awal pencalonannya pada 2014 silam visi misi yang benar untuk berdaulat di bidang pangan dengan tanpa melakukan impor. Namun sayangnya tidak nyambung dengan strategi, kebijakan, dan personil menteri yang dipilih.

"Saya sebenarnya tidak butuh jawaban banyak dari Pak Jokowi, cukup jawaban simbolik saja, yakni pecat Menteri Perdagangan," demikian kata Rizal seperti dilansir Kantor Berita RMOL Jatim.[dem]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya