Berita

Repro

Politik

Viral, Penjelasan Tokoh Pendidikan Tentang Gaya Orasi Prabowo

RABU, 16 JANUARI 2019 | 18:01 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Gaya orasi capres Prabowo Subianto yang berapi-api adalah ekspresi dari keinginannya mendidik rakyat agar berpikir lebih dalam. Gaya orasi Prabowo itu juga memperlihatkan bahwa dirinya adalah sosok dengan wawasan yang luas, dan ia ingin menularkan kecerdasan itu kepada rakyat.

Begitu penjelasan anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Rachmini Rachman Uno alias Mien R. Uno, untuk merespon tudingan anggota Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf Amien, Okky Asokawati,  yang mengatakan orasi Prabowo tidak mengerti rakyat dan tidak kekinian.  Dialog di antara keduanya terjadi dalam sebuah talkshow di stasiun televisi, Rabu pagi (16/1).

Penjelasan Mien Uno yang juga ibunda Sandiaga Uno mengenai gaya orasi Prabowo ini viral sepanjang hari ini. Selain sebagai pengusaha, Mien R. Uno juga dikenal sebagai tokoh pendidikan kepribadian.


“Seseorang tampil sesuai dengan karakter dan karakter ini akan bicara dalam keseluruhan as a total image. Bagaimana prilakunya, bagaimana wawasannya dan bagaimana ia berkomunikasi dengan baik,” jelas Mien R. Uno.

“Mas Prabowo berpidato seperti negarawan. Dia seperti berbicara di depan masyarakat yang luas, dan mungkin masyarakat dunia. Yang saya tangkap dari gaya Mas Prabowo, adalah, gaya pidatonya seperti gaya berpidato Bung Karno pada waktu di PBB,” sambungnya.

Dalam konteks komunikasi publik, gaya orasi Prabowo memiliki efek wow yang memukau.

“Gaya bicaranya memukau, dan kalau dalam public speaking itu ada wow effect. Orang terpukau, dan (pidato Prabowo) jadi bagian dari diri mereka,” masih ujar Mien R. Uno.

Dia juga mengatakan, dalam orasinya Prabowo terlihat cerdas sesuai dengan pergaulan dan hobinya membaca.

“Beliau banyak berkias. Sehingga perlu nalar yang tinggi untuk mengerti apa yang dimaksud Pak Prabowo,” kata Mien R. Uno.

Pada bagian lain, Mien R. Uno menjelaskan bahwa setiap individu berbicara sesuai perannya. Prabowo memiliki peran sebagai negarawan yang ingin mencerdaskan rakyat. Karena itu dia banyak menyampaikan hal-hal yang memotivasi.

Lalu bagaimana dengan Sandiaga Uno yang mendampingi Prabowo?

Menurut Mien R. Uno, Sandiaga Uno berperan menterjemahkan pikiran-pikiran kebangsaan dan kenegarawanan Prabowo ke dalam bahasa yang lebih bisa dipahami oleh generasi yang lebih muda.  

“Ada seorang Sandi Uno yang selalu menterjemahkan dalam bahasa milenial. Kalau dikatakan tentang bahasa kekinian, itu adalah (wilayah) Pak Sandi. Sementara Pak Prabowo adalah seorang negarawan,” demikian Mien R. Uno. [dem]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya