Berita

Sinta Nuriyah Wahid/Net

Politik

Sinta Nuriyah: Pilpres Bukan Ajang Memecah Belah

RABU, 16 JANUARI 2019 | 17:35 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Sinta Nuriyah Wahid meminta masyarakat tabayyun untuk menangkal informasi hoax yang banyak beredar menjelang Pemilu serentak 2019.

Proses tabayyun diperlukan agar situasi jelang Pilpres dan Pileg tetap kondusif dan masyarakat tidak terprovokasi.

"Apabila mendengar suatu berita jangan menganggap itu langsung sebuah kebenaran. Harus disikapi dengan bijaksana dan tabayyun," kata istri Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid itu di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (16/1).


Sinta menjelaskan, masyarakat perlu bijaksana menyikapi siatuasi politik menjelang pemilu, agar potensi perpecahan bisa dicegah. Masyarakat harus memelihara iklim politik yang kondusif dan bijaksana dalam menyikapi perbedaan pilihan.

"Saya mengharapkan masyarakat lebih arif dan bijaksana," katanya.

Dia juga berharap agar pemilu menjadi momentum mempersatukan bangsa. Para politisi harus bertanggungjawab memelihara siatuasi politik yang kondusif, sehingga perpecahan bisa dicegah.

"Harapan saya Pilpres jadikanlah pemilihan itu sebagai ajang pemersatu bangsa. Bukan ajang memecah belah," demikian Sinta dilansir dari RMOL Jatim. [rus]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya