Berita

Politik

Natalius Pigai: Prabowo Pengalaman Diserang, Jokowi Gagal Buktikan Janji Penegakan HAM

RABU, 16 JANUARI 2019 | 16:17 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Dua kali menghadapi situasi dimana harus menyampaikan visi misi dan berdebat dengan rivalnya, Prabowo Subianto sudah berpengalaman diserang isu pelanggaran HAM.

Setelah 2009, terakhir 2014 berhadapan dengan Joko Widodo, mantan Danjen Kopasus itu pun kembali disodorkan hal yang sama.

Namun kali ini untuk tema HAM, hasilnya akan berbeda. Pasalnya Jokowi yang menjadi rivalnya pada Pilpres 2014 dan berhasil memenangkan suksesi, dinilai gagal membuktikan janji kampanyenya untuk menuntaskan sejumlah kasus pelangaran HAM.


Itu disampaikan mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai kepada wartawan di Media Center BPN Prabowo-Sandi, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (16/1).

"Anda lihat bagaimana 2014 dan 2009 Prabowo mendapat tekanan bertubi-tubi dari isu HAM, tapi hari ini dia (Prabowo) merasa dirinya pemenang," ujar Pigai.

"Menangnya karena apa? karena kegagalan Jokowi," imbuhnya.

Dijelasakan Pigai, kegagalan Jokowi dalam penuntasan kasus HAM dibuktikan dengan janji kampanye Nawacita yang hanya melibatkan institusi HAM tapi tidak menyelesaikan persoalan HAM.

"Tertulis dalam Nawacita, menggerakkan dan mobilisasi termasuk institusi HAM. Tapi kita tersandera oleh sebuah harapan yang luar biasa ke depan bahwa seluruh persoalan bangsa ini akan diselesaikan. Tapi sampai sekarang tidak berhasil," pungkasnya. [hta]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya