Berita

Diskusi Tragedi ’97-’98 Jangan Amnesia/Net

Politik

Pemerintah Mendatang Harus Kuat Hadapi Kasus HAM

RABU, 16 JANUARI 2019 | 04:15 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kasus pelanggaran hak asasi manusia (HAM) merupakan masalah serius yang harus segera diselesaikan karena menyangkut hak dasar manusia.

Pengamat politik Indonesian Public Institute (IPI), Jerry Massie yakin pemerintah sebenarnya mampu menyelesaikan berbagai utang kasus HAM masa lalu. Asalkan, mau berkomunikasi dengan pejabat tinggi negara lain untuk mengeksekusi kasus tersebut.

“Jangan sampai masalah ini hanya seperti surga telinga saja bahwa kita akan menyelesaikan. Tapi begitu terus tidak pernah selesai. Masalah ini harus dituntaskan karena kita berada pada transisi generasi dimana anak cucu kita yang merupakan generasi milenial belum tentu bisa menuntaskan ini,” terangnya dalam diskusi bertajuk ’Tragedi ’97-’98 Jangan Amnesia’ di Jakarta, Selasa (15/1).


Dia ingin pemerintahan ke depan lebih kuat dalam menghadapi kasus HAM. Secara substansi, kasus ini tidak boleh didiamkan. Sementara secara eksistensi, penegakan hukum harus diperkuat.

“Orang-orang yang diduga pelaku pelanggar HAM masih bergentayangan, itu artinya hukum kita lemah,” jelasnya.

Sementara itu, pengamat politik dari Nusantara Human Right Watch, Farid Husen mendesak Jokowi untuk berkomitmen menuntaskan kasus penghilangan orang secara paksa di tahun 1997 hingga 1998. Sebab, kasus itu sudah 20 tahun berlalu dan tanpa kejelasan.

"Jika di akhir periodenya Jokowi bisa menuntaskan kasus penghilangan paksa ini, maka akan jadi legacy bagi Jokowi dan ini bisa dimulai dengan Pembentukan Tim Pencari Fakta Independen," terangnya. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Iran Sodorkan 14 Syarat Damai yang Harus Dipenuhi AS

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:59

KPK Soroti Aset Mangkrak Rp27,5 Triliun di Sulsel

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:20

Ribuan Jemaah Haji Bertahap Bergerak dari Madinah ke Makkah

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:14

Ratas Hambalang, Prabowo Matangkan Agenda Pendidikan hingga Hilirisasi Nasional

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:51

Mahasiswa Didorong Kembali jadi Kekuatan Pengontrol Sosial

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:39

Update harga BBM Terbaru di SPBU Pertamina, BP, hingga Vivo

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:27

Perpres Ojol Bawa Angin Segar Bagi Pengemudi Online

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:20

Pemerataan Pendidikan Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:14

Amien Rais Sebaiknya Segera Klarifikasi

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:46

Publik Nantikan Aksi Nyata Dudung Bereskan Masalah MBG

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:36

Selengkapnya