Berita

Tito Karnavian/Net

Politik

Aktivis ’98 Puji Langkah Kapolri Usut Kasus Novel Baswedan

RABU, 16 JANUARI 2019 | 02:16 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Langkah Kapolri Jenderal Tito Karnavian dalam mengusut kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan mendapat pujian.

Aktivis ’98 Hari Purwanto menilai langkah Jenderal Tito dengan membentuk Tim Gabungan Investigasi sudah tepat.

“Pembentukan tim per tanggal 8 Januari 2019 guna mengusut kasus penyerangan terhadap penyidik KPK Novel Baswedan perlu direspon positif oleh publik,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (15/1).


Tim ini berisi 65 orang yang berasal dari unsur polisi, KPK, dan masyarakat. Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Idham Azis memimpin langsung tim ini dan bertanggung jawab pada Tito.

“Langkah ini sudah tepat,” tegasnya.

Namun demikian, dia meminta kepada Pemerintahan Jokowi-JK untuk tidak melupakan kasus pelanggaran HAM berat masa lalu.

“Peristiwa pelanggaran HAM di bawah rezim Orde Baru di bawah Pimpinan Soeharto juga menyisakan kisah tragis berbagai pelanggaran HAM,” terangnya.

Hari menyayangkan kasus kejahatan itu tidak tuntas. Padahal rezim Orba telah berakhir sejak dua dekade lalu. Selain itu, dia juga meminta Jokowi fokus menuntaskan kasus penculikan aktivis yang terjadi di tahun 1997 hingga 1998 dan penembakan mahasiswa di Universitas Trisakti pada 12 Mei 1998.

“Penculikan aktivis dilakukan untuk membungkam gerakan reformasi yang semakin membesar saat itu. Tim mawar dari Kopassus diduga kuat melakukan serangkaian penghilangan paksa saat itu,” tegasnya direktur Studi Demokrasi Rakyat (SDR) itu. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Iran Sodorkan 14 Syarat Damai yang Harus Dipenuhi AS

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:59

KPK Soroti Aset Mangkrak Rp27,5 Triliun di Sulsel

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:20

Ribuan Jemaah Haji Bertahap Bergerak dari Madinah ke Makkah

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:14

Ratas Hambalang, Prabowo Matangkan Agenda Pendidikan hingga Hilirisasi Nasional

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:51

Mahasiswa Didorong Kembali jadi Kekuatan Pengontrol Sosial

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:39

Update harga BBM Terbaru di SPBU Pertamina, BP, hingga Vivo

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:27

Perpres Ojol Bawa Angin Segar Bagi Pengemudi Online

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:20

Pemerataan Pendidikan Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:14

Amien Rais Sebaiknya Segera Klarifikasi

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:46

Publik Nantikan Aksi Nyata Dudung Bereskan Masalah MBG

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:36

Selengkapnya