Berita

Rizal Ramli/Net

Politik

RR: Gagasan Trisakti Bagus, Tapi Jokowi Menyerah Lawan Partai

RABU, 16 JANUARI 2019 | 00:20 WIB | LAPORAN:

Program Trisakti yang diusung Presiden Joko Widodo di periode pertama merupakan misi yang baik. Namun demikian, mantan gubernur DKI Jakarta itu dinilai gagal mewujudkan gagasan Bung Karno tersebut.

Penyebabnya, tak lain karena Jokowi tidak memilih menteri yang mampu dan mau mewujudkan gagasan besar tersebut.

Begitu urai ekonom senior DR Rizal Ramli dalam diskusi bertajuk "Kedaulatan Ekonomi Fakta atau Fiktif" di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (15/1).


Menteri Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid itu menyebut bahwa Jokowi memilih menteri yang justru anti dengan gagasan berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi, dan berkepribadian secara sosial budaya.

”Ketika dia lantik menteri-menteri, dia pilih menteri yang anti Trisakti. Misalnya kedaulatan pangan, bagus sekali. Tetapi begitu pilih menteri, dia pilih yang doyan impor dan rente ekonomi. (Maka) tidak ada kaitan antara visi, misi, strategi, kebijakan dan personalia," urai pria yang akrab disapa RR itu.

Pemimpin yang sukses, sambungnya, adalah pemimpin yang selalu menjaga konsistensi antara perkataan dan perbuatan. Jokowi gagal menjaga konsistensi itu karena memilih para pembantunya dengan menyerah pada tekanan partai pendukung.

"Dia menyerah pada tekanan partai yang (memiliki) conflict of interest. Misalnya dulu ngangkat Jaksa Agung tidak dari partai, nyatanya ngangkat. Bicara kedaulatan pangan, angkat menteri yang raja impor dan sebagainya," pungkasnya. [ian]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ketua MPR Bicara Islam dan Kemajuan di Forum Mufti Dunia

Jumat, 12 Juni 2026 | 20:15

Cara Reaktivasi MyPertamina agar QR Code Aktif Lagi, Bisa Lewat Website dan Aplikasi

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:57

Dua Akses Stasiun MRT Dukuh Atas Ditutup Imbas Demo

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:54

Sinopsis Backrooms, Film Horor Adaptasi Serial YouTube yang Pecahkan Rekor Box Office

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:44

Demonstran Depan UOB

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:39

Palsukan Tanda Tangan, Bendahara BUMDes Diduga Korupsi Rp1,6 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:35

KPK Didesak Naikkan Status Pejabat DJBC Ahmad Dedi ke Penyidikan

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:32

BRI Gelontorkan Dana Rp500 Miliar untuk Buyback Saham

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:14

Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:13

PDIP Diminta Tertibkan Kader Diduga Terlibat Program MBG

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:47

Selengkapnya