Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Tidak Usah Kaget, Medan Disebut Kota Metropolitan Paling Kotor

SELASA, 15 JANUARI 2019 | 15:04 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Kota Medan mendapat predikat negatif sebagai Kota Metropolitan Terkotor oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Predikat itu dianggap bukanlah sesuatu yang mengejutkan, mengingat kondisi pengelolaan sampah di kota tersebut saat ini.

Setidaknya, demikian pandangan yang disampaikan Penggagas Gerakan Medan Bagus, Abdullah Rasyid, Selasa (15/1).

“Tidak begitu mengejutkan jika Medan mendapat predikat kota paling kotor. Siapapun yang pernah ke Medan akhir-akhir ini pasti mengangguk setuju dan membenarkan predikat yang disematkan Kementerian LHK itu," ujar Rasyid seperti dilansir RMOL Sumut, Selasa (15/2).


Lelaki berkacamata itu menilai, Pemerintah Kota Medan tidak memberikan edukasi yang baik serta sanksi yang tegas kepada warga yang tidak memiliki kesadaran tentang kebersihan. Padahal, peran pemerintah kota sangat besar untuk menghadirkan tata ruang yang sejuk dan bersih.

“Jangan lelah lah, memberikan pengawasan, imbauan dan berkampanye tentang kebersihan kepada masyarakat yang memang belum terbangun budaya bersihnya," ujar Rasyid.

Tak hanya berkewajiban menghadirkan tata ruang kota yang asri, menurut politisi Partai Demokrat ini mengatakan, Pemkot juga harus bertanggungjawab atas tumpukan sampah akibat pembangunan infrastruktur yang terkesan kurang terencana.

“Ini menyedihkan, harusnya pembangunan infrastruktur memudahkan warga bukan sebaliknya. Ini juga menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur saat ini kurang terencana dengan baik," demikian Rasyid. [yls]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Prabowo Apresiasi Rahmat Erwin Usai Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Minggu, 27 September 2026 | 12:11

Partai Koalisi Bela Prabowo Mati-matian tapi Diam Saat Gibran Dikritik

Minggu, 27 September 2026 | 12:05

Daftar 10 Wilayah Terpanas 27 September 2026, Suhu Capai 37,4 Derajat

Minggu, 27 September 2026 | 11:57

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Spesifikasi Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai 6.000 mAh

Minggu, 27 September 2026 | 11:37

Indonesia Calonkan Diri untuk Kursi Tidak Tetap DK PBB Periode 2029-2030

Minggu, 27 September 2026 | 11:04

Tak Ada Satupun Partai Koalisi Pasang Badan saat Gibran Hadapi Gugatan Ijazah

Minggu, 27 September 2026 | 10:31

KPK Amankan Perhiasan Diduga Emas Saat Geledah Kanwil BPN Jatim

Minggu, 27 September 2026 | 10:17

Perang Abad 21 Sudah Dimulai, tapi Mukan di Medan Tempur

Minggu, 27 September 2026 | 10:05

Sugiono: RI Percaya PBB, Tapi Multilateralisme Harus Lebih Representatif dan Gesit

Minggu, 27 September 2026 | 09:27

Selengkapnya