Berita

Foto: Net

Hukum

Polri: CCTV Rumah Agus Dan Laode KPK Tidak Sebagus Harapan Kita

SELASA, 15 JANUARI 2019 | 14:51 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Penyidik kesulitan mengidentifikasi pelaku teror bom di kediaman pribadi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), baik Agus Rahardjo maupun Laode M Syarif.

Closed Circuit Television (CCTV) yang ada di sekitar lokasi kejadian tidak bisa menangkap jelas.

“CCTV karena memang kondisinya agak gelap. Kemampuan kamera untuk menangkap tidak sebagus harapan kita," ujar Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Universitas Nasional, Jakarta Selatan, Selasa (15/1).


Sementara, lanjut Dedi, dua orang saksi yang diyakini bisa menjadi petunjuk masih terus didalami oleh tim Inafis Mabes Polri untuk menggambarkan sketsa terduga pelaku tahapan demi tahapan.

"Dua saksi ini harus ingat kembali apa yang dia lihat, apa yang dia ingat nanti digambar lagi. Setelah digambar nanti dikonfirmasi lagi pada saksi apa benar ciri-ciri sepeti ini, apa benar nanti kita betulin lagi," ujar Dedi.

Setelah dirasa mendekati sempurna baru dipindahkan gambar tangan itu ke format digital.

“Yang digital itu akan menyempurnakan kembali sketsa wajah digital kita bisa lebih mengerucut pada orang yang diduga melakukan teror bom dua rumah pimpinan KPK,” terang Dedi. [wid] 

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya