Berita

Ahmad Riza Patria/RMOL

Politik

DPR: Mendagri Itu Bapaknya Pejabat, Jangan Sampai Melukai Rakyat

SELASA, 15 JANUARI 2019 | 13:50 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo pasti memahami tugas penting seorang pejabat publik baik di daerah maupun pusat untuk menjaga integritas.

Terlebih, Mendagri erat kaitannya dengan pejabat pemerintah dari akar rumput hingga ujunh ranting.

Demikian dikatakan Wakil Ketua Komisi II DPR, Ahmad Riza Patria menanggapi dugaan jejak Mendagri Tjahjo dalam skandal perizinan proyek Meikarta, merujuk kesaksian Bupati nonaktif Bekasi, Neneng Hasanah Yasin dalam persidangan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, kemarin (Senin, 14/1).


"Saya tentu berharap bahwa tidak akan ada masalah karena Mendagri itu menteri yang utama, sentral, menjadi teladan, contoh bagi seluruh pejabat. Tidak hanya di daerah ya, bahkan di pusat sampai ke tingkat gubernur l, bupati, walikota, camat, kelurahan, desa, sampai RT. Itu teladannya," tutur Riza di gedung DPR, Jakarta, Selasa (15/1).

"Bapaknya pejabatlah kira-kira begitu," imbuh ketua DPP Gerindra tersebut.

Namun begitu, ia juga meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk tidak tebang pilih dalam penanganan skandal proyek prestisius milik Lippo Group tersebut.

"Jadi KPK tuh harus independen, netral, profesional, berintegriras, dan harus berani. Harus jujur tidak boleh tebang pilih dan juga tidak boleh menarik-narik orang yang tidak terlibat tapi juga kalau ada orang yang terlibat tidak boleh juga disembunyikan," kata Riza.

Lebih lanjut, Riza pun menyinggung pernyataan calon presiden Prabowo Subianto bahwa korupsi di Indonesia sudah kronis, ibarat penyakit kanker stadium empat.

"Jadi janganlah melukai hati rakyat. Jangan sampai pejabat melukai hati rakyat," pungkasnya.[wid]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya