Berita

Hidayat Nur Wahid/Net

Politik

Merespon Kritik TKN, BPN: Prabowo Akan Lanjutkan Kinerja Jokowi Yang Banyak Baiknya

SELASA, 15 JANUARI 2019 | 12:18 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Hasto Kristiyanto nampaknya tidak jeli menyimak pidato kebangsaan Prabowo Subianto.

Wakil Ketua Dewan Syuro PKS Hidayat Nur Wahid menepis tuduhan Hasto bahwa isi pidato Prabowo menihilkan prestasi pemerintahan Jokowi-JK.

"Kalau kita dengar dengan baik, saya ada di depan di baris pertama saya menggarisbawahi penjelasan Prabowo bahwa beliau tidak dalam rangka menegasikan kinerja daripada para presiden-presiden sebelumnya," ujar Hidayat kepada wartawan di gedung Nusantara III Senayan, Jakarta, Selasa (15/1).


"Jadi, tidak benar kalau kemudian beliau disimpulkan sebagai menihilkan," tegas
Wakil Ketua Dewan Penasehat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno ini.

Hidayat juga menepis anggapan isi pidato Praboeo menegasikan kontribusi TNI dan Polri. Sebaliknya justru calon presiden nomor urut 02 itu mengingatkan garis perjuangan TNI/Polri adalah setia kepada bangsa dan negara.

Prabowo akan melanjutkan seluruh kinerja yang bagus mulai era pemerintahan Soekarno, Suharto, Abdurrahman Wahid, Megawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono, hingga BJ Habibie.

"Lupa sedikit beliau bilang. Beliau bahkan menegaskan kinerja Pak Jokowi yang banyak baiknya beliau akan lanjutkan," tambah Hidayat.

Hidayat berpendapat, kontestasi dalam sebuah pertarungan yang sehat seharusnya memang demikian. Prabowo telah menghadirkan alternatif agar publik dapat menilai.

"Kritik ya wajar dong, namanya juga kompetisi, namanya juga dalam tanda kutip ada alternatif yang lain. Yang penting kritik itu dalam rangka justru menghadirkan alternatif, supaya kemudian rakyat bisa mempunyai preferensi yang beragam," demikian Hidayat. [wid]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya