Berita

Foto; Net

Politik

Pengamat: Somasi Iluni UI Tidak Melarang Secara Personal

SELASA, 15 JANUARI 2019 | 07:58 WIB | LAPORAN:

Siapapun berhak mengatasnamakan dirinya apapun untuk mendukung pasangan calon presiden dan calon wakil presiden tertentu.

"Itu hak konstitusional demokrasi yang melekat pada setiap orang," terang pengamat politik dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Adi Prayitno saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Selasa pagi (15/1).

Seperti pada deklarasi dukungan alumni Universitas Indonesia terhadap petahana Jokowi yang berlangsung di Plaza tenggara Gelora Bung Karno, Sabtu (12/1) pekan lalu. Namun demikian, Adi mengingatkan, alumni perguruan tinggi memiliki kelembagaan resmi.


Sebelum hari H deklarasi, beredar surat somasi terbuka mengatasnamakan Ikatan Alumni (Iluni) UI. Dalam surat itu tegas dinyatakan Iluni UI netral dalam Pemilu dan tidak diperkenankan siapapun menggunakan foto maupun nama organisasi.

"Somasi alumni UI itu sepertinya dilakukan ikatan alumni yang legal formal berbadan hukum. Sementara yang non formal ikut partisan dukung capres tertentu. Poin somasi itu menegaskan bahwa UI sebagai institusi netral tapi secara person bebas berafiliasi ke manapun," kata Adi.

Sementara itu alumnus UI angkatan tahun 2007, Safyra Prima Dhyta berpendapat lembaga pendidikan seharusnya tidak boleh terlibat politik praktis alias netral.

"Karenanya tidak etis untuk alumni membawa nama institusi pendidikan demi kepentingan politik," terangnya.[wid]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya