Berita

Taro Kono dan Sergei Lavrov/AFP

Global

Menlu Lavrov: Jepang Harus Akui Semua Pulau Kuril Adalah Kedaulatan Rusia

SELASA, 15 JANUARI 2019 | 05:19 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menegaskan bahwa Jepang harus mengakui kedaulatan Moskow atas semua pulau Kuril selatan yang disengketakan agar pembicaraan damai dapat dilanjutkan.

Hal itu ditegaskan Lavrov usai bertemu dengan Menteri Luar Negeri Jepang Taro Kono awal pekan ini (Senin, 14/1).

Kedua diplomat top itu bertemu untuk pertama kalinya sejak para pemimpin Jepang dan Rusia sepakat tahun lalu untuk meningkatkan upaya untuk menandatangani perjanjian yang mengakhiri Perang Dunia II. Pembicaraan terhenti selama beberapa dekade karena klaim Jepang atas pulau-pulau strategis yang direbut oleh tentara Soviet di hari-hari terakhir perang.


"Kedaulatan atas pulau-pulau itu tidak untuk dibahas, ini adalah wilayah Rusia," kata Lavrov dalam briefing setelah pembicaraan tersebut, seperti dimuat Reuters.

Dia menegaskan, Moskow bersedia bekerja ke arah resolusi perdamaian asalkan pengakuan Jepang yang tak terbantahkan atas keseluruhan hasil Perang Dunia II, termasuk kedaulatan Rusia atas semua pulau di rantai Kuril selatan.

Lavrov mengatakan premis dasar ini tercermin dalam deklarasi bersama Uni Soviet dan Jepang tahun 1956, yang akan digunakan Moskow sebagai titik awal.

"Ini adalah posisi dasar kami dan tanpa langkah-langkah ke arah ini sangat sulit untuk mengharapkan pergerakan ke depan pada masalah lain," tambahnya.

Lavrov mengatakan bahwa untuk saat ini, upaya untuk bersama-sama mengembangkan pulau-pulau per perjanjian bilateral baru-baru ini belum terlalu berhasil.

Dia mengatakan salah satu tujuan Moskow dalam kerja sama bilateral adalah perjalanan bebas visa antara kedua negara, yang bisa dimulai dengan Tokyo menjatuhkan persyaratan visa bagi warga Rusia yang tinggal di Kuril.

Sementara itu, jurubicara Kementerian Luar Negeri Jepang di Moskow, Takeshi Osuga mengatakan bahwa kedua Menlu melakukan pertukaran yang serius dan jujur. Tetapi dia tidak merilis rincian perundingan.

"Ada perbedaan posisi. Kami akan berusaha untuk mendapatkan posisi lebih dekat," kata Takeshi.

Dia mengkonfirmasi Presiden Rusia Vladimir Putin dan mitranya dari Jepang Shinzo Abe akan bertemu di Moskow minggu depan.

Untuk diketahui, pulau-pulau Kuril yang disengketakan, salah satunya terletak kurang dari 10 kilometer dari Hokkaido Jepang, terdiri dari Kunashir, Iturup, Shikotan, dan Habomai. Tiga di antaranya dihuni, sedangkan pulau Habomai adalah sekelompok pulau dengan hanya kehadiran patroli perbatasan.

Jepang dan Uni Soviet menandatangani dokumen 1956, yang menetapkan bahwa Uni Soviet bersedia menyerahkan Shikotan dan Habomai setelah perjanjian damai yang ditandatangani, tetapi Jepang menuntut keempat pulau tersebut. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya