Berita

Karopenmas Brigjen Dedi Prasetyo/Net

Hukum

Polisi Terkendala Ungkap Pelaku Teror Pimpinan KPK

SENIN, 14 JANUARI 2019 | 13:49 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

. Polisi terkendala untuk mengungkap pelaku teror terhadap dua pimpinan Komisi pemberantasan Korupsi.

Kendala tersebut, kata Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo, yakni minimnya sidik jari di tempat kejadian perkara (TKP) baik di kediaman Wakil Ketua KPK Laode M Syarif dan Ketua KPK Agus Rahardjo.

"Ada beberapa kendala seperti di kediaman Laode M Syarif dimana bom molotov sudah banyak yang memegangnya. Kemudian karena saat api menyala (dari bom molotov), disiram air, sehingga untuk memunculkan sidik jari itu butuh teknik. Inafis untuk cari sidik jari itu,” ujar Dedi di Mabes Polri, Jakarta, Senin (14/1).


Sama halnya di kediaman Agus, sambung Dedi, saat tas yang berisi bom paralon palsu itu dicek telah banyak sidik jari yang menempel di benda tersebut sehingga menyulitkan Inafis untuk melakukan identifikasi lantaran saat didalami dengan teknologi penguapan sidik jari di TKP belum muncul.

“Harus ada teknologi lain untuk memunculkan sidik jari. Ada banyak sidik jari di situ. Nah, itulah yang masih didalami juga sidik jarinya,” jelas Dedi.

Mantan Wakapolda Kalimantan Tengah ini menambahkan, sejauh ini tim telah mendalami CCTV dan telah memeriksa puluhan saksi. [jto]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya