Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

PILPRES 2019

Setelah Dengar Pidato Prabowo, Diharapkan Pemilih Jokowi Yang Ragu-ragu Bisa Berpindah

SENIN, 14 JANUARI 2019 | 12:46 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dijadwalkan melakukan Pidato Kebangsaan berjudul "Indonesia Menang" di Plennary Hall, Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Senin (14/1) pada pukul 19.00 WIB.

Jurubicara BPN Prabowo-Sandi, Ferdinand Hutahaean mengatakan, pidato Prabowo malam nanti akan menjadi jawaban atas semua permasalahan bangsa saat ini. Pidato ini juga akan mengubah sejarah bangsa. Pidato yang menjadi jalan lurus menuju Indonesia Adil Makmur.

"Pidato @prabowo dgn judul INDONESIA MENANG adlh sikap yg jelas menunjukkan bahwa Kita semua koalisi Adil Makmur ingin Indonesia yg menang atas proses Demokrasi ini. Bkn semata kemenangan utk berkuasa olh kelompok," ujar dia di akun Twitter ‏@Ferdinand_Haean, sesaat lalu.


Ketua DPP Partai Demokrat itu pun menjelaskan, mengapa pihaknya memilih pidato Prabowo dengan judul "Indonesia Menang". Karena mereka ingin beda dari kompetitor yang ingin menang sendiri dan mengemas diri sebagai figur tunggal serta ego tinggi dalam demokrasi.

"INDONESIA MENANG adlh wajah kemenangan koalisi adil makmur. Bukan kemenangan Prabowo semata, bkn kemenangan partai koalisi saja tapi betul2 Indonesia yg menang. Kita semua Indonesia..!! Kota semua Pancasila..!!" ujar Ferdinand.

Harapan BPN Prabowo-Sandi, setelah mendengar pidato Prabowo malam ini, para pemilih mengambang (swing voters) dan yang sudah memilih Jokowi tapi belum yakin, akan berpindah memilih Prabowo.

"Karena pidato ini jawaban masalah, bukan pidato puji diri," tutup Ferdinand. [rus]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya