Berita

Wakil Sekjen Partai Demokrat, Andi Arief/Net

Hukum

Setelah JK Marah-marah, Perlukah KPK Periksa Komisaris Dan Direksi Adhi Karya?

SENIN, 14 JANUARI 2019 | 11:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Perlu apa tidak penyidik KPK memeriksa dewan Komisaris dan Direksi PT. Adhi Karya terkait Wakil Presiden Jusuf Kalla yang mengkritik pembangunan kereta ringan LRT Jabodebek yang dinilai tidak efisien.

Demikian disampaikan Wakil Sekjen Partai Demokrat, Andi Arief lewat akun twitter miliknya ‏@AndiArief__, Senin (14/1).

Wapres JK sebelumnya marah-marah karena biaya pembangunan moda transportasi melalui rel melayang (elevated) dinilai terlalu mahal yaitu mencapai Rp. 500 miliar per kilometer.


"Setujukan anda bila KPK segera lidik BOD dan BOC PT ADhI KARYA yang menurut pak JK ada indikasi mark up pembangunan LRT?" ujar Andi Arief.

Unggahan Andi Arief tersebut mendapat respons tidak sedikit dari netizen.

"Saya mah setuju saja. Kalau ada kecurangan terhadap keuangan negara ya harus ditindaklanjuti," kata Bona P. Fitrikananda di akun @bfitrikananda.

"Semua kontraktor bang harus diaudit. Kami gak rela, uang negara ada kebocoran sedikitpun. Kami gak rela mereka makan makan enak pakai uang negara, padahal merek sudah digaji," timpak pemilik akun @AbuKhalief. [rus]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya