Berita

Bagus Pekik/Net

Politik

TKN Sukabumi: Jokowi Serius Penegakan Hukum, HAM, Dan Terorisme

SENIN, 14 JANUARI 2019 | 09:51 WIB | LAPORAN:

Penegakan hukum, HAM, korupsi, dan terorisme di era pemerintahan Jokowi-JK telah berjalan sebagaimana mestinya.  

"Pemerintah sangat bisa mengantisipasi. Terbukti lewat penegakan hukum yang dilakukan kepada siapapun tanpa pandang bulu," ujar Ketua Tim Kemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin Kota Sukabumi, Bagus Pekik, Senin (14/1).

Bahkan menurut dia, korupsi dan terorisme dibabat habis. Hal itu terlihat dengan banyaknya operasi tangkap tangan terhadap pejabat dan pengusaha nakal.


"Teroris pun tak sedikit yang ditangkap dan diadili. Ini membuktikan keseriusan pemerintah dalam masalah tersebut," ucapnya seperti dimuat RMOL Jabar.

Berkaitan dengan HAM, nampak dari  aksi demontrasi yang cukup banyak. Meski di antaranya tidak memenuhi aturan kepantasan dan kepatutan dengan menjelek-jelekan pemerintah.

"Pak Jokowi selalu menghadapinya secara senyuman dan seolah-olah tidak terlalu memperhatikan dan lebih konsen terhadap kerja, kerja, dan kerja. Hal ini tentu beda dengan zaman orde baru dan sebelumnya," terangnya.

Bagus menekankan, jika kepala negara ikut campur dalam masalah hukum, HAM dan korupsi maka tidak mungkin akan banyak pejabat terjaring OTT.

"Oleh karena itu, peringatan kepada semua lembaga tinggi negara maupun aparatur pemerintah saat ini, jangan pernah bermain-main dengan hukum, korupsi terorisme dan HAM, siap-siap akan dilibas oleh pemerintah melalui alat pemerintahan saat ini," pungkasnya.[wid]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya