Berita

Ahmad Yani/Net

Politik

Kalau Orang Seperti RR Diam, Bangsa Kehilangan Kesempatan Perbaiki Diri

SENIN, 14 JANUARI 2019 | 05:36 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sikap buzzer atau pendengung yang ramai mengomentari kritik ekonom senior DR Rizal Ramli terhadap kebijakan ekonomi pemerintah, dianggap wajar.

Politisi PBB, Ahmad Yani menilai bahwa pikiran yang benar dan pendapat yang jujur memang akan dimusuhi oleh pikiran yang picik. Apalagi, jika yang dikritik adalah pemerintah.

“Meluruskan kesalahan penguasa sangat resisten, karena kekuasaan cenderung absolut, lalu rezim akan mengatur kebenaran,” jelas mantan anggota DPR itu dalam akun Twitter pribadi, Senin (14/1).


Para pendengung di Twitter menanggapi kritik RR dengan nyinyiran yang tidak substansial. Padahal Menko Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid itu mengkritik kebijakan menstabilkan rupiah yang berbahaya. Bahasa yang digunakan pun terbilang mudah.

Baca: Sekjen Berkarya: RR Bantu Rakyat Pahami Masalah Ekonomi Dengan Mudah

Bagi Ahmad Yani, sikap para pendengung ini yang tidak mau mengerti kritik secara substansi tersebut sangat berbahaya. Apalagi, jika kemudian para pakar sekelas Rizal Ramli dan yang lainnya menjadi malas mengkritik kondisi bangsa gara-gara ulah mereka.

“Kalau orang seperti Pak Rizal Ramli diam, bangsa akan kehilangan kesempatan untuk memperbaiki diri,” pungkasnya. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Iran Sodorkan 14 Syarat Damai yang Harus Dipenuhi AS

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:59

KPK Soroti Aset Mangkrak Rp27,5 Triliun di Sulsel

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:20

Ribuan Jemaah Haji Bertahap Bergerak dari Madinah ke Makkah

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:14

Ratas Hambalang, Prabowo Matangkan Agenda Pendidikan hingga Hilirisasi Nasional

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:51

Mahasiswa Didorong Kembali jadi Kekuatan Pengontrol Sosial

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:39

Update harga BBM Terbaru di SPBU Pertamina, BP, hingga Vivo

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:27

Perpres Ojol Bawa Angin Segar Bagi Pengemudi Online

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:20

Pemerataan Pendidikan Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:14

Amien Rais Sebaiknya Segera Klarifikasi

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:46

Publik Nantikan Aksi Nyata Dudung Bereskan Masalah MBG

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:36

Selengkapnya