Berita

Jokowi/Net

Politik

Berpengalaman Jadi Pelayan Publik, Jokowi Tahu Yang Dibutuhkan Rakyat

SENIN, 14 JANUARI 2019 | 00:46 WIB | LAPORAN:

Presiden Joko Widodo memiliki pengalaman yang sebagai pelayan rakyat yang jelas. Sebelum menjabat sebagai presiden, dia pernah menjadi walikota Solo dan gubernur DKI Jakarta.

Pengalaman ini, penting bagi seorang pemimpin. Berbekal pengalaman sebagai pelayan publik, Jokowi mengetahui apa yang dibutuhkan rakyat Indonesia. Terbukti pada periode pertama, Jokowi banyak mengukir prestasi.

Begitu tegas Politisi muda PPP Teddy Yulianto dalam keterangan tertulisnya kepada redaksi, Minggu (13/1).


“Dengan begitu sangat layak dipilih kembali pada Pilpres 2019," imbuhnya.

Lebih lanjut, dia mengapresiasi alumni UI yang telah mendeklarasikan dukungan kepada Jokowi-Ma'ruf Amin. Menurutnya, dukungan ini bentuk rasionalitas kaum intelektual yang berpihak pada kepentingan rakyat dan bangsa Indonesia.

Kata Teddy lagi, acara deklarasi dukungan tersebut dihadiri sekitar 20.000 orang, gabungan dari seluruh alumni universitas di Indonesia. Dia memastikan tidak ada masa bayaran dalam acara tersebut.

"Yang hadir semuanya mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin, bukan massa bayaran," ujarnya berseloroh. [ian]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya