Berita

Tsaii Ing Wen dan Perdana Menteri Baru/Reuters

Global

Taiwan Tunjuk Eks Ketua Partai Jadi Perdana Menteri

JUMAT, 11 JANUARI 2019 | 18:38 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah Taiwan menunjuk mantan ketua partai pro-kemerdekaannya yang berkuasa sebagai perdana menteri yang baru pada hari ini (Jumat, 11/1).

Penunjukkan ini dilakukan setelah perdana menteri sebelumnya, William Lai yang mengundurkan diri bersama dengan seluruh kabinet, sebagai tanggapan atas kekalahan dalam pemilu lokal akhir tahun kemarin.

Presiden Taiwan Tsai Ing Wen menunjuk Su Tseng-chang, mantan ketua dua periode Partai Progresif Demokratik (DPP) untuk duduk di kursi perdana menteri Taiwan. Dia mengatakan bahwa Taiwan menghadapi tantangan di tengah meningkatnya ancaman China dan ketegangan perdagangan antara pendukung utama Amerika Serikat dan China.


"Demokrasi dan pembangunan Taiwan harus menghadapi tantangan tertentu," kata Tsai, seraya menambahkan bahwa China ingin memaksakan struktur "satu negara, dua sistem" di pulau itu.

Menanggapi hal itu, Su bersumpah untuk memimpin pemerintahan di tengah tantangan dan belajar dari kesalahan sebelumnya.

"Situasinya sulit dan tugasnya berat," katanya seperti dimuat Reuters.

Pengangkatan Su mengikuti pengunduran diri William Lai. Dia adalah perdana menteri kedua yang berhenti sejak Tsai menjabat pada tahun 2016 lalu.

"Saya harus mengundurkan diri untuk bertanggung jawab atas kekalahan dalam pemilu," kata Lai dalam rapat kabinet sebelumnya.

Dalam sistem pemerintahan Taiwan, perdana menteri bertugas untuk membentuk kabinet dan menjalankan pemerintahan sehari-hari. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya