Berita

Edi Saputra Hasibuan/Net

Hukum

Lemkapi: Teror Pimpinan KPK Tidak Sulit Diungkap Polisi

JUMAT, 11 JANUARI 2019 | 08:45 WIB | LAPORAN:

Teror bom yang menimpa dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo dan Laode M. Syarif diyakini segera akan terungkap.

Untuk mempercepat pengungkapan kasus ini dibutuhkan dukungan penuh KPK.

"Kami melihat aksi teror tersebut sepertimya tidak terlalu sulit diungkap asal polisi didukung penuh tim KPK," tegas Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi), Edi Hasibuan di Jakarta, pagi ini (Jumat, 11/1).


Hasil penelitian Lemkapi, papar Edi, dalam melihat kompleksnya penanganan kasus ini banyak informasi yang dibutuhkan Polri, termasuk informasi berbagai kasus korupsi yang kini ditangani KPK.

"Kami menduga motif pelaku teror ini karena sakit hati," simpul pakar hukum dan kepolisian tersebut.

Menurut dia, saran Kapolri Jenderal Tito Karnavian agar KPK juga membentuk tim khusus perlu didukung semua pihak. Ini sekaligus bentuk transparansi Polri kepada publik.

"Karena kunci terungkapnya kasus ini tidak akan lepas dari dukungan penuh dari KPK," imbuh Edi menekankan.

Dalam hal ini, Kapolri telah bersikap terbuka dan bahkan mempersilakan tim KPK bergabung dengan tim Polri.

"Namun demikian untuk urusan penyidikan sesuai aturan, Polri harus tetap di depan," ujar Edi yang juga staf pengajar ilmu hukum di Universitas Dirgantara Suryadarma Jakarta. [wid]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya