Berita

Foto/Net

Bisnis

Neraca Perdagangan 2018 Terburuk Sepanjang Sejarah Jadi Perbincangan Di Dunia Maya

RABU, 09 JANUARI 2019 | 21:26 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kicauan Faisal Basri tentang defisit perdagangan jadi pembicaraan. Kebanyakan publik di dunia maya mengamini ketidakmampuan pemerintahan Joko Widodo. Ada yang bilang Jokowi tidak pantas menjadi presiden dua periode.

"Buruan ganti rezim. Zaenuddin ngaciro tak punya pulung. Lucky sudah kabur," cuit mantan anggota DPR Joko Edy Abdurrahman di akun @jokoedy6 membalas postingan Faisal Basri di @FaisalBasri.

"Haha kerja kerja kerja gak pake mikir," tulis @amikzz. "Kalau pendukung rezim tau tuit bpk ini pasti diklaim sebagai hoax," cuit @Elghivara.


Di akun twitternya Faisal Basri menulis, "Sejak merdeka, defisit pedagangan hanya 7 kali. Tahun 2018 defisit perdagangan terburuk sepanjang sejarah."

Faisal melengkapi pernyataannya dengan gambar statistik defisit perdagangan Indonesia sejak 1945 hingga 2018 dengan Badan Pusat Statistik sebagai rujukan.

BPS mencatat neraca perdagangan Indonesia mengalami defisit sebesar 2,05 miliar dolar AS pada November 2018. Dengan demikian sejak awal tahun hingga November, Indonesia defisit sebesar 7,52 miliar dolar AS.

Defisit neraca perdagangan pada November disumbang oleh impor sebesar 16,88 miliar dolar AS, atau turun sekitar 4,4 persen jika dibandingkan dengan impor pada September. Impor bulan September disumbang oleh migas sebesar 2,84 miliar dolar AS dan non migas 14,04 miliar dolar AS. Adapun impor migas turun 2,8 persen juga non migas turun 4,8 persen.

Selain impor, defisit neraca perdagangan juga dipengaruhi oleh nilai ekspor Indonesia pada November yang mengalami penurunan cukup besar sebesar 6,69 persen menjadi 14,43 miliar dolar AS jika dibandingkan dengan Oktober 2018.

Akun @kuyupmenggigil  mencibir prestasi Jokowi. "Waduh udah gitu minta 2 periode pulak." "Lho katanya meroket. Ini mah namanya nyungsep. Emang gak layak dipilih lagi dia," kicau @Manuruung mengingatkan ikrar Jokowi di masa-masa awal terpilih sebegai presiden. "Prabowo belum tentu baik tapi Jokowi sudah tentu buruk," timpal @MahzumMaxx.

Ada juga yang menimpali dengan menyebut menteri di bidang ekonomi sebagai orang yang harus bertanggung jawab. Nama-nama menteri yang disebut antara lain Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

"Gue bakal do something asal posisi mendag dikasih ke gue bukan ke enggar," kicau @thalibhelmy. "Ibu Sri Mulyani baru dapat penghargaan dari IMF lho," tulis @syauqiatmadja.[dem]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya