Berita

Dunia

China Jadi Yang Pertama Mendarat Di Sisi Gelap Bulan, Bawa Kentang Dan Telur Ulat Sutra

SENIN, 07 JANUARI 2019 | 05:46 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Ini sejarah baru. Dalam dunia eksplorasi di luar angkasa.

Misi China Chang’e-4 dilaporkan berhasil mendarat di sisi jauh (far side) yang juga disebut sebagai sisi gelap (dark side) Bulan. Seperti dikutip dari Business Insider, inilah misi pertama dari planet Bumi yang mendarat pada bagian itu.

Bagi China, misi Chang’e-4 yang diluncurkan bulan Januari lalu bukan yang pertama mendarat di bulan.  Di tahun 2013, misi Chang’e-3 sukses mendarat di Mare Imbrium, sebuah lava besar di permukaan Bulan.


Disebut sebagai the dark side of the Moon bukan karena bagian ini terlindung dari sinar Matahari. Sama sekali bukan. Ia sebenarnya hanya “terlindung” dari pandangan manusia yang tinggal di Bumi.

Hal ini terjadi karena Bumi dan Bulan bergerak bersamaan dalam apa yang disebut sebagai gerak rotasi sinkron. Berarti, setiap kali Bulan berotasi pada sumbunya, ia juga menyelesaikan satu orbit mengelilingi Bumi.

Sebagai hasilnya, setiap kali melihat Bulan, kita selalu melihat sisi yang sama.

Namun sesungguhnya, manusia yang tinggal di Bumi pernah juga mengintip sisi gelap Bulan ini. Peristiwa itu terjadi pada tahun 1959, ketika misi Luna-3 Uni Soviet melintas di atasnya dan mengambil beberapa gambar.

Sejumlah misi Apollo yang berhasil mendarat di Bulan tidak pernah melakukan eksplorasi ke wilayah “gelap” itu. Sejauh yang dilakukan Neil Armstrong dan kawan-kawan adalah mendarat pada bagian yang bisa kita lihat dari Bumi.

Juga disebutkan bahwa secara teroritis tidak mungkin untuk melakukan komunikasi dengan sisi lain Bulan itu. Sinyal apapun akan terblokir dengan sendirinya oleh sisi dekat Bulan.

Tetapi misi China punya solusi sendiri. Sebelum mendarat di sisi gelap Bulan, mereka mengirimkan sebuah satelit yang bisa memantau perjalanan Chang’e-4 ke sisi gelap Bulan dan Bumi.

Dengan satelit pemandu inilah pendaratan bisa dilakukan.

Business Insider menyebutkan, Chang’e-4 mendarat di titik yang dinamai Von Karmen, sebuah dataran yang berada di dasar Kutub Selatan Aitken. Basin ini sepanjang 2.500 kilometer, setara jarak antara New York ke Dallas, pada kedalaman 8 kilometer.

Untuk urusan kedalaman, sebagai perbandingan, titik terdalam di planet Bumi yang dinamai Challenger Deep berada sejauh 11 kilometer.

Setelah mendarat di tempat itu, misi Chang’e-4 akan meluncurkan kereta penjelajah yang akan melakukan eksplorasi lebih lanjut di kawasan itu.

Sejauh ini, para peneliti menilai inilah basin tertua dan paling dalam di Bulan. Mengeksplorasi bagian ini diharapkan memberi informasi mengenai proses pembentukan Bulan.

Hal lain yang akan dilakukan adalah menanam kentang dan melepaskan telur ulat sutra yang akan ditempatkan di sebuah greenhouse mini.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya