Berita

Sultan Muhammad V/Net

Global

Raja Baru Malaysia Dipilih Akhir Bulan Ini

SENIN, 07 JANUARI 2019 | 20:39 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Dewan Penguasa Malaysia akan bertemu pada 24 Januari mendatang untuk memilih raja dan wakil baru.

Begitu keteranjgan yang disampaikan oleh Penjaga Segel Penguasa, Syed Danial Syed Ahmad, pada hari ini (Senin, 7/1). Raja baru Malaysia tersebut kemudian akan dilantik pada 31 Januari mendatang.

Syed Danial mengatakan, tanggal itu diputuskan oleh para penguasa selama pertemuan mereka di Istana Negara pada Senin pagi tadi.


Pertemuan tersebut dihadiri oleh para penguasa Terengganu, Perlis, Negeri Sembilan, Johor, Perak dan Kedah.

Pertemuan itu diadakan setelah langkah Sultan Muhammad V untuk mundur sebagai Raja Malaysia pada hari Minggu (6/1). Dia adalah raja pertama di Malaysia yang memilih turun takhta setelah dua tahun berkuasa.

Dalam sistem monarki konstitusional Malaysia, pemilihan raja diadakan secara rotasi setiap lima tahun. Pemungutan suara harus diadakan dalam waktu empat minggu dari posisi kosong.

Raja mengambil peran seremonial di Malaysia, termasuk bertindak sebagai pemelihara Islam di negara mayoritas Muslim. Persetujuan raja juga diperlukan untuk penunjukan perdana menteri dan berbagai pejabat senior.

Menurut rotasi di tempat, Sultan Pahang akan menjadi yang berikutnya dan kemudian diikuti oleh Sultan Johor.

Namun, suksesi mungkin tidak semudah itu. Channel News Asia memuat, Sultan Ahmad Shah dari negara bagian Pahang, sudah lanjut usia dan dilaporkan sakit. Pejabat kerajaan mengatakan dia tidak menghadiri pertemuan hari ini karena kesehatannya buruk. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya