Berita

Rashida Tlaib dan Ilhan Omar/Net

Global

12 Wanita Ini Buat Gebrakan Di Legislatif AS

JUMAT, 04 JANUARI 2019 | 19:39 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Legislator Amerika Serikat baru dilantik pada hari Kamis (3/1) waktu setempat. Banyak hal yang mencuri perhatian dalam pelantikan kali ini, terutama karena sederet wanita yang membuat gebrakan tersendiri dan untuk pertama kalinya mengambil kursi mereka di Kongres ke-116.

Demokrat memegang kendali mayoritas di Dewan Perwakilan Rakyat, sementara Partai Republik tetap memegang Senat.

Berikut sederet wanita yang membuat gebrakan menarik di kursi legislator Amerika Serikat awal tahun 2019 ini.


1. Rashida Tlaib dan Ilhan Omar. Wanita muslim pertama terpilih menjadi anggota Kongres

Baik Rashida Tlaib maupun Ilhan Omar berhasil mendapatkan kursi di Kongres. Maju dari Partai Demokrat, keduanya  menjadi wanita Muslim pertama yang duduk di Kongres Negeri Paman Sam tersebut.

Tlaib lahir di Detroit dari orang tua imigran Palestina. Sedangkan Omar tiba di Amerika Serikat sebagai seorang gadis muda dari sebuah kamp pengungsi di Kenya setelah melarikan diri dari perang saudara di Somalia.

2. Alexandria Ocasio-Cortez. Wanita termuda yang terpilih menjadi anggota Kongres.

Cortez berhasil mengalahkan Joe Crowley yang berkuasa di primary Demokrat untuk Distrik ke-14 New York dan sekarang telah membuat sejarah sebagai wanita termuda yang bergabung dengan Kongres. Dia masih berusia 29 tahun.

Terlahir dari seorang ayah dari South Bronx dan seorang ibu dari Puerto Riko, Ocasio-Cortez adalah seorang penyelenggara kampanye presiden Bernie Sanders tahun 2016 silam.

3. Deb Haaland dan Sharice Davids. Wanita asli Amerika pertama yang terpilih menjadi anggota Kongres.

Deb Haaland adalah seorang anggota suku Pueblo dari Laguna. Dia adalah wanita asli Amerika pertama yang terpilih untuk duduk di kursi Kongres, bersama Sharice Davids.

Haaland mengatakan dia akan memprioritaskan perubahan iklim, serta sejumlah masalah progresif lainnya, seperti kesehatan untuk semua golongan dan pendidikan bebas utang.

Sementara Davids adalah lulusan Sekolah Hukum Cornell dan pejuang Seni Bela Diri profesional, yang dibesarkan oleh seorang ibu tunggal. Dia adalah anggota Ho-Chunk Nation, suku asli Amerika yang berasal dari Wisconsin.

Mantan sesama staf Gedung Putih di bawah pemerintahan Obama itu, secara terbuka mendukung gay dan menjadi advokat untuk masalah LGBT.

4. Ayanna Pressley. Wanita kulit hitam pertama di Kongres dari Massachusetts.

Demokrat Ayanna Pressley mengejutkan banyak orang ketika dia mengecewakan petahana 10 kali masa jabatan Michael Capuano selama primary District ke-7 Massachusetts.

5. Veronica Escobar dan Sylvia Garcia. Wanita Amerika Latin pertama yang duduk di kursi legislator dari Texas.

Di tengah populasi hispanik yang mayoritas, Veronica Escobar dan Sylvia Garcia menjadi wanita pertama asal Amerika Latin pertama yang mewakili Texas di Dewan Perwakilan Rakyat. Escobar terpilih dari Distrik ke-16 Texas, sementara Garcia memenangkan Distrik ke-29 negara bagian tersebut.

6. Jahana Hayes. Wanita Afrika-Amerika pertama dari Connecticut yang terpilih menjadi anggota Kongres.

Jahana Hayes, seorang mantan guru, membuat sejarah dengan menjadi wanita Afrika-Amerika pertama di Connecticut yang terpilih menjadi anggota Kongres.

7. Marsha Blackburn. Senator wanita pertama Tennessee.

Dalam pemilu sela yang diawasi dengan ketat, pemilih Tennessee memilih Marsha Blackburn dari Partai Republik untuk Senat Amerika Serikat. Hal itu menjadikannya wanita pertama yang bertugas di majelis dari negara bagian.

8. Cindy Axne dan Abby Finkenauer. Wanita pertama Iowa yang terpilih menjadi anggota dewan.

Abby Finkenauer dan Cindy Axne menjadi perwakilan wanita pertama Iowa setelah mengalahkan pesaing pria mereka dari Partai Republik pada bulan November lalu. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya