Berita

Tlaib//CNN

Global

Wanita Palestina-AS Pertama Yang Duduk Di Kongres Ingin Diambil Sumpah Dengan Alquran

JUMAT, 04 JANUARI 2019 | 11:37 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Nama Rashida Tlaib menjadi sorotan, terutama di Amerika Serikat baru-baru ini. Dia menjadi wanita keturunan Palestina-Amerika pertama yang akan bersiap melayani di Kongres.

Tlaib memenangkan pemilihan untuk mewakili distrik kongres ke-13 Michigan. Dia bersama dengan Ilhan Omar dari Minnesota akan mencetak langkah baru dengan menjadi dua wanita Muslim pertama yang terpilih menjadi anggota Kongres Amerika Serikat.

Lebih dari setahun sebelum dia mencalonkan diri sebagai anggota Kongres, Tlaib menjadi berita utama ketika dia dikeluarkan dari sebuah acara di Michigan di mana Donald Trump menjadi pembicara. Pada saat itu, Trump merupakan calon presiden dari Partai Republik. Tlaib diusir dari tempat acara karena dinilai mengganggu Trump karena menanyakan apakah dia pernah membaca konstitusi.


Dalam kampanyenya, Tlaib yang merupakan anggota Sosialis Demokrat Amerika, menganut gagasan progresif seperti upah minimum 15 dolar AS dan perguruan tinggi bebas-utang serta lantang menyerukan untuk menghapus ICE dan memakzulkan Presiden.

Baru bulan lalu, dia membuat cuitan soal pemakzulan presiden di akun Twitternya.

"Bisakah kita memulai proses pemakzulan sekarang?" tulisnya.

Wanita 42 tahun ini di masa lampau juga pernah menjadi sorotan. Karena dia adalah yang pertama dari 14 anak yang lahir dari orang tua imigran Palestina. Dia juga wanita Muslim pertama yang melayani di legislatif negara bagian Michigan.

"Ketika saya menang, itu hanya momen cahaya saat ini yang cukup gelap bagi banyak dari kita," kata Tlaib, merefleksikan pemilihannya ke Kongres, seperti dimuat CNN (Kamis, 3/1).

Namanya semakin meroket dalam pemilu sela tahun lalu di mana dia memenangkan pemilihan dan mendapat "golden ticket untuk masuk ke Capitol Hill.

"Kemenangan itu menciptakan rasa "harapan," kata Tlaib.

"Mengingatkan kita pada Amerika yang ingin kita tinggali," tambahnya.

Tlaib menuturkan bahwa dia berencana memperingati pelantikannya nanti sebagai anggota Kongres dengan mengenakan gaun Palestina dan membawa Alquran.

Tlaib mengatakan dia akan mengenakan gaun Palestina yang disebut thobe untuk upacara pengambilan sumpah dan dia ingin disumpah dengan Alquran. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya