Berita

Politik

Twit Andi Arief Tentang Warning Tujuh Kontainer Surat Suara Dihapus

KAMIS, 03 JANUARI 2019 | 01:02 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief menghapus satu twitnya tentang kabar yang mengatakan bahwa ada tujuh kontainer surat suara yang telah dicoblos di Pelabuhan Tanjung Priok.

Twit itu dihapus Andi Arief tak lama setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) memeriksa langsung kebenaran informasi tersebut, beberapa saat lalu (Rabu tengah malam, 2/1).

Sebelumnya, sekitar pukul 20.00 WIB, melalui akun  pribadinya, @AndiArief_, Andi Arief meminta agar kabar yang beredar mengenai tujuh kontainer surat suara di Tanjung Priok diperiksa.


Kabar yang dimaksud Andi berupa rekaman suara seorang pria  yang tidak dikenal yang beredar sekitar tiga jam sebelum Andi menuliskan twitnya itu. Menurut pria dalam rekaman suara itu, ada tujuh kontainer yang baru tiba dari Republik Rakyat China, yang isinya adalah surat suara yang sudah tercoblos.

Rekaman itu beredar dari dari satu jejaring media sosial ke jejaring media sosial lainnya, dan menjadi pembicaraan hangat.

Andi Arief yang gelisah pun menulis di akun Twitternya agar kebenaran kabar itu dicek. Dia memberi warning.

“Saya minta dicek. Sudah 3 jam beredar di WAG. Supaya jangan ada fitnah,” tulis Andi dalam twit kedua.

Setelah melakukan pemeriksaan, KPU dan Bawaslu memastikan tidak menemukan benda-benda seperti yang dimaksudkan oleh rekaman suara yang tersebar luas itu.

Ketua KPU Arief Budiman meminta polisi menelusuri kasus ini, dan menangkap pihak yang membuat rekaman suara tersebut.[dem]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya