Berita

Raja Thailand Maha Vajiralongkorn/Reuters

Global

Raja Thailand Resmi Dinobatkan Pada 4 Mei 2019

SELASA, 01 JANUARI 2019 | 21:49 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Raja Thailand Maha Vajiralongkorn akan resmi dinobatkan sebagai raja dalam upacara yang akan digelar pada tanggal 4-6 Mei mendatang.

Hal itu dipastikan oleh pihak istana kerajaan dalam keterangan yang dirilis hari ini (Selasa, 1/1).

Raja Maha Vajiralongkorn yang berusia 66 tahun, diketahui telah melayani sejak tak lama setelah ayahnya meninggal pada 2016.


"Yang Mulia menganggap itu pantas untuk mengadakan upacara penobatan per tradisi ke rajaan untuk nasib baik bangsa dan kerajaan, untuk dinikmati oleh orang-orang yang penuh harapan," kata sebuah pernyataan istana, seperti dimuat Reuters.

Dalam penobatan selama upacara tiga hari itu, raja akan secara resmi dimahkotai pada 4 Mei dan prosesi perayaan akan diadakan pada 5 Mei. Raja kemudian akan bertemu dengan pejabat publik dan asing pada 6 Mei.

Vajiralongkorn, juga dikenal dengan sebutan Raja Rama X, menjadi raja konstitusional Thailand dua tahun lalu setelah kematian ayahnya yang dihormati, Raja Bhumibol Adulyadej, pada 13 Oktober 2016.

Penobatan resminya telah ditunda sampai setelah periode berkabung selama setahun untuk Bhumibol, yang dikremasi pada Oktober 2017 di sebuah pemakaman kerajaan di Bangkok.

Raja Bhumibol dihormati oleh orang Thailand selama tujuh dasawarsa di atas takhta dan hubungan mendalam antara monarki dan militer membantu memfasilitasi transisi kerajaan yang lancar setelah kematiannya. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya