Berita

Global

Tsai Ing Wen: Perbedaan China-Taiwan Harus Selesai Dengan Cara damai

SELASA, 01 JANUARI 2019 | 21:39 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

China harus menggunakan cara damai untuk menyelesaikan perbedaannya dengan Taiwan dan menghormati nilai-nilai demokrasinya. Begitu kata Presiden Taiwan Tsai Ing Wen pada Selasa (1/1).

Dalam pidato tahun baru di kantor kepresidenan di Taipei, Tsai mengatakan kedua sisi Selat Taiwan membutuhkan pemahaman pragmatis tentang perbedaan mendasar yang ada di antara mereka dalam hal nilai dan sistem politik.

"Di sini, saya ingin menyerukan kepada China untuk secara jujur ​​menghadapi kenyataan keberadaan Republik China di Taiwan," kata Tsai, merujuk pada nama resmi pulau itu, seperti dimuat Reuters.


Dia menambahkan, China harus menghormati desakan 23 juta orang tentang kebebasan dan demokrasi, dan harus menggunakan cara yang damai dan setara untuk menangani perbedaan yang ada.

Tsai menekankan, campur tangan China dalam pembangunan politik dan sosial di pulau itu adalah tantangan terbesar Taiwan saat ini.

Diketahui, China memandang Taiwan sebagai provinsi yang membandel dan harus dikendalikan secara paksa jika perlu, tanpa hak pengakuan internasional sebagai entitas politik yang terpisah. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya