Berita

Jubir KPK Febri Diansyah/RMOL

Hukum

Sita Rp 800 Juta, KPK Buru Barang Bukti Suap Proyek SPAM

SELASA, 01 JANUARI 2019 | 02:40 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Barang bukti kasus suap proyek pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM) Kementerian PUPR terus diburu penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyebut, untuk keperluan penyidikan, tim penyidik melakukan penggeledahan di Gedung Kasatker PSPAM Strategis di Bendungan Hilir dan Kantor PT WKE di Pulogadung pada Senin (31/12).

"Penggeledahan dilakukan sejak siang pukul 14.00 WIB," ujar Febri.


Menurutnya, hingga saat ini, penyidik menyita sejumlah dokumen yang berkaitan dengan perkara.

"Termasuk barang bukti elektronik berupa rekaman CCTV dan sejumlah uang tunai senilai Rp 800 juta," jelas Febri.

Praktik suap proyek di Kementerian PUPR terungkap dari operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK pada Jumat lalu (28/12). Penyidik kemudian menetapkan delapan tersangka, enam diantaranya adalah penerima suap diantaranya Kepala Satker SPAM Strategis atau Pejabat Pengambil Komitmen Lampung Anggiat Partunggul Nahot Simaremare, PPK SPAM Toba 1 Donny Sofyan Arifin, PPK SPAM Katulampa Meina Woro Kustinah, Kepala Satker SPAM Darurat Teuku Moch. Nazar.

Adapun, tersangka pemberi suap adalah Dirut PT Wijaya Kusuma Emindo Budi Suharto, Direktur PT WKE Lily Sundarsih, Direktur PT Tashida Sejahtera Perkasa Irene Irma, dan Yuliana Enganita Dibyo. [wah]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya