Berita

Trump dan Melania di Irak/ BBC

Global

Kunjungan Kejutan Natal Ke Irak, Trump Umumkan Kenaikan Gaji Tentara

KAMIS, 27 DESEMBER 2018 | 20:57 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump melakukan kunjungan kejutan Natal ke Irak pekan ini. Kunjungan itu dilakukan Trump tanpa pemberitahuan terlebih dahulu untuk menemui pasukan Amerika Serikat yang bertugas di negara tersebut.

Trump melakukan perjalanan ke pangkalan udara al-Asad, sebelah barat Baghdad, untuk berterima kasih kepada personil angkatan bersenjata atas apa yang telah mereka capai di Irak terhadap kelompok militan ISIS.

"Dua tahun lalu ketika saya menjadi presiden mereka (ISIS) adalah kelompok yang sangat dominan, hari ini mereka tidak lagi dominan. Pekerjaan bagus," kata Trump kepada para tentara Amerika Serikat.


"Kita bukan lagi pengisap, teman-teman," katanya.

"Kita dihormati lagi sebagai bangsa," sambungnya.

Trump ditemani oleh Ibu Negara Melania Trump dalam perjalanan perdana kepresidenannya ke zona perang.

Saat ini diketahui ada lebih dari 5.000 tentara Amerika Serikat yang berada di Irak. Mereka bertugas untuk melatih dan memberi nasihat kepada pasukan lokal, yang berjuang melawan sisa-sisa ISIS setelah mengikuti serangkaian kemenangan tahun lalu.

Dalam kunjungan itu, Trump juga mengumumkan bahwa ia telah memperoleh kenaikan gaji yang cukup besar untuk pasukan.

Beberapa penasihatnya telah menyarankan kenaikan gaji sebesar 2, 3 atau 4 persen. Namun Trump meminta lebih.

"Saya berkata, 'Tidak. Jadikan 10 persen. Jadikan lebih dari 10 persen.' Karena sudah lama, sudah lebih dari 10 tahun," seloroh Trump seperti dimuat BBC. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya