Berita

Kaisar Jepang/Net

Global

Kaisar Akihito Sampaikan Pidato Emosional Di HUT Terakhir Sebelum Turun Takhta

SENIN, 24 DESEMBER 2018 | 13:54 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Lebih dari 80.000 orang memberikan penghormatan kepada Kaisar Jepang Akihito saat dia memberikan pidato di hari ulang tahunnya akhir pekan kemarin. Ini adalah ulang tahun terakhirnya sebelum turun takhta pada bulan April mendatang.

Dalam pidatonya, Kaisar mengaku sangat senang dengan fakta bahwa Jepang selama masa kekuasaannya telah berlalu tanpa Jepang terlibat lagi dalam perang.

Dikabarkkan Reuters, dia menjadi emosional ketika dia mengucapkan terima kasih kepada orang-orang Jepang dan istrinya Permaisuri Michiko atas dukungan mereka.


Dalam pidatonya yang singkat, Kaisar Akihito juga menyampaikan belasungkawa dan simpati kepada Jepang yang telah kehilangan anggota keluarga atau menderita kerusakan. Dia merujuk pada sejumlah bencana yanjg terjadi tahun ini seperti gempa bumi, badai hebat, dan gelombang panas.

Akihito adalah Kaisar hidup pertama yang melepaskan tahta dalam hampir 200 tahun terakhir di Jepang.

Meskipun posisinya seremonial dan dia tidak memiliki kekuatan politik, Akihito telah menghabiskan banyak masa pemerintahannya untuk menyebarkan kesadaran akan tindakan Jepang selama Perang Dunia Kedua di bawah kekuasaan ayahnya, Kaisar Hirohito.

Dia telah menyatakan penyesalan atas tindakan militer Jepang di Cihuba dan semenanjung Korea, dan juga telah mengunjungi beberapa medan perang Pasifik untuk menghormati mereka yang tewas.

Kaisar, yang telah menjalani operasi jantung dan perawatan untuk kanker prostat, diketahui akan turun tahta dan digantikan oleh putra sulungnya, Putra Mahkota Naruhito pada bulan April mendatang. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya