Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

TSUNAMI SELAT SUNDA

Warga Pulau Sebesi Terisolasi, Balita Tewas Di Teluk Kiluan

MINGGU, 23 DESEMBER 2018 | 15:07 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Pasca terjangan tsunami Sabtu (22/12) malam, warga di Pulau Sebesi, Lampung Selatan, masih terisolasi dan kesulitan untuk ke luar dari pulau tersebut. Kapal warga rusak dihantam tsunami dan terhempas ke daratan.

Pulau Sebesi adalah pulau yang berada paling dekat dengan Gunung Anak Krakatau. Warga pulau itu kesulitan untuk mengungsi ke luar pulau karena semua kapal milik penduduk terhempas ke daratan dan dalam kondisi rusak .

Kondisi di Pulau Sembesi itu disampaikan Mutiara, kepada RMOL Lampung lewat ponselnya. Mutiara menyebut, sebagian pemukiman penduduk porak-poranda diterjang tsunami. Mutiara mengaku rumahnya termasuk yang hancur oleh gelombang besar itu.


Mutiara dan warga lainnya, berharap pemerintah segera mengirim bantuan kapal untuk evakuasi mereka. Saat ini, warga memilih bertahan di perbukitan karena tidak memiliki kapal laut yang layak layar.

Warga masih enggan kembali ke rumah karena khawatir akan ancaman tsunami susulan. Walaupun saat ini kondisi air laut sudah tenang, normal seperti biasa.

Balita Tewas

Sementara di  Teluk Kiluan, Kabupaten Tanggamus yang jaraknya 50 kilometer lebih dari Gunung Anak Krakatau dilaporkan juga mengalami kerusakan cukup parah akibat hantaman tsunami.
Seorang bayI perempuan berusia empat tahun meninggal dunia. Sedangkan 5 rumah warga dan puluhan perahu milik nelayan dilaporkan rusak.

“Seorang balita tewas, lima rumah dan puluhan perahu rusak di Dusun Bandung Jaya Pekon Kiluan Negeri,” kata Kepala Pekon Kiluan Negeri, Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus, Kadek Sukresna.

Kadek mengatakan, rumah yang rusak tersebut terletak di bibir pantai dan selama ini digunakan sebagai home stay bagi para wisatawan. [yls]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya