Berita

Irna Narulita/Dok

Nusantara

TSUNAMI SELAT SUNDA

Bupati Pandeglang Pimpin Proses Evakuasi Korban Tsunami

MINGGU, 23 DESEMBER 2018 | 08:24 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

Bupati Pandeglang, Irna Narulita bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memimpin proses evakuasi para korban tsunami yang terjadi tadi malam.

Bupati Irna didampingi Kepala Biro Operasional Polda Banten Kombes A. Roemtaat, Kapolres Pandeglang AKBP Indra Lutrianto Amstono, Dandim 0601 Letkol Inf Fitriana Nur Heru Wibawa, Asda Pemerintahan Agus Priyadi Mustika, Kadis PUPR Girgi Jantoro, Kepala BPBD Asep Rahmat, Direktur RSUD dr. Firman.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Irna menyampaikan turut berduka cita atas terjadinya musibah ini.


Kata Irna, ini mengingatkan agar terus berdzikir dan berdoa kepada Allah SWT.

"Semoga Bapak dan Ibu diberi kesabaran dan ketabahan, ini ujian bagi kita semua, mudah - mudahan ada hikmah yang dapat kita ambil dalam setiap kejadian," kata Bupati Irna usai dari dua puskesmas di Carita dan Labuan, Sabtu (22/12).

Bupati mengimbau, karena curah hujan yang lebat di akhir Desember hingga awal Januari, agar masyarakat selalu waspada.

"Jaga saudara kita dalam kondisi apapun, jika ingin berpergian selalu memperhatikan cuaca yang dinformasikan oleh BMKG," terang Irna.

Untuk mempermudah proses evakuasi korban yang masih tertimbun, kata Irna, Pemkab Pandeglang akan menurunkan alat berat.

"Kami sudah turunkan lima loder dan lima eksapator yang dibantu Provinsi Banten," ujarnya.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan masih akan ada tsunami susulan terjadi di perairan Selat Sunda. Sebab, BMKG tidak bisa memprediksi sampai kapan aktivitas Gunung Anak Krakatau berhenti.

"Masih akan ada tsunami susulan. Tremor, guncang lereng Gunung Anak Krakatau, kalau itu rontok akan terjadi (tsunami lagi)," kata Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati.

Dengan kondisi ketidakpastian tersebut, dia mengimbau masyarakat jangan kembali ke pantai dahulu. Sebab, berdasarkan papan pengukuran (tide gauge), saat ini tremor masih berjalan.[wid]

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Relawan Gigit Jari Gegara Jokowi Batal Wantimpres

Senin, 09 Februari 2026 | 02:01

UPDATE

Surya Paloh: Ramadan Momentum Perkuat Spirit Pengabdian

Kamis, 19 Februari 2026 | 21:53

Kalender Maret 2026: Tanggal Merah dan Cuti Bersama

Kamis, 19 Februari 2026 | 21:47

Selain Narkoba, AKBP Didik Terbukti Lakukan Penyimpangan Seksual

Kamis, 19 Februari 2026 | 21:39

Cara Tukar Uang Baru 2026 di PINTAR BI, Dibuka 26 Februari

Kamis, 19 Februari 2026 | 21:10

Presiden Prabowo Angkat Prihati Pujowaskito jadi Dirut BPJS Kesehatan

Kamis, 19 Februari 2026 | 20:33

Bareskrim Periksa Admin YouTube Pandji Soal Kasus Toraja

Kamis, 19 Februari 2026 | 20:18

Pegawai Bea Cukai Diultimatum Penuhi Panggilan KPK

Kamis, 19 Februari 2026 | 19:31

Laporan Pemerasan Oknum Peradilan Berpeluang Meningkat

Kamis, 19 Februari 2026 | 19:08

Isu WNI Bergabung dengan Militer Israel Bisa Jadi Bola Liar

Kamis, 19 Februari 2026 | 19:01

Surya Paloh Ajak Tokoh Bangsa Perkuat Silaturahmi di Bulan Ramadan

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:51

Selengkapnya