Berita

Unjuk rasa di Gaza/Net

Global

Unjuk Rasa Pekan Ke-39, Remaja Dan Orang Berkebutuhan Khusus Jadi Korban Di Gaza

SABTU, 22 DESEMBER 2018 | 07:56 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebanyak tiga warga Palestina, termasuk seorang remaja, meninggal dunia saat melakukan aksi unjuk rasa di sepanjang perbatasan di timur Jalur Gaza, dekat dengan pagar Istael (Junat, 21/12).

Menurut kementerian kesehatan Gaza, salah seorang korban meninggal adalah remaja 16 tahun bernama Mohammed al-Jahjouh. Dia meninggal setelah terkena tembakan tentara Israel di bagian leher saat tengah ikut ambil bagian dalam aksi tersebut.

Korban meninggal kedua adalah Abdulaziz Abu Shree'a berusia 28 tahun yang meninggal karena luka-lukanya setelah dia tertembak di perut.


Korban ketiga adalah Maher Yassin, berusia 40 tahun. Dia adalah orang dengan kebutuhan khusus yang juga meninggal setelah terluka kritis oleh tembakan langsung Israel.

Selain korban meninggal, Kementerian Kesehatan Gaza juga menyebut ada sekitar 40 pengunjuk rasa lainnya yang luka-luka, termasuk empat petugas medis dan dua wartawan.

Diketahui bahwa selama 39 minggu berturut-turut, ratusan warga Palestina berkumpul di sepanjang zona penyangga Gaza-Israel untuk mengambil bagian dalam demonstrasi melawan pendudukan Israel selama puluhan tahun.

Pasukan Israel menembakkan amunisi dan granat gas air mata langsung ke pemrotes Palestina yang berkumpul di perbatasan timur Khan Younis, di Jalur Gaza selatan, dan di Jabaliya di Jalur Gaza utara.

Seorang juru bicara militer Israel mengatakan, pasukan di perbatasan menanggapi dengan cara penyebaran kerusuhan dan menembak sesuai dengan prosedur operasi standar.

Dikabarkan Al Jazeera, aksi kemarin digelar di bawah slogan, "Menghormati para pahlawan perlawanan" dan terdapat sekitar 8.000 pemrotes. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya