Berita

Undip/RMOL Jateng

Nusantara

Hanya Satu Calon, Wali Amanat Undip Lanjutkan Pemilihan Rektor

RABU, 19 DESEMBER 2018 | 13:13 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Majelis Wali Amanat Universitas Diponegoro (Undip) memutuskan untuk melanjutkan tahapan pemilihan rektor Undip tahun 2018, meskipun hanya ada satu bakal calon.Calonnya adalah petahana Prof Yos Johan Utama SH.MHum yang saat ii menjabat sebagai rektor Undip.
“Keputusan ini diambil usai panitia memperpanjang waktu pendaftaran sampai dengan tanggal 17 Desember 2018. Panitia sudah mensosialisasikan tahapan dan perpanjangan pendaftaran ke fakultas-fakultas namun tidak ada yang mencalonkan diri kecuali incumbent," terang Ketua Panitia Pemilihan Rektor (PPR), Prof. Dr. Ir. Bambang Pramudono, MS di Ruang MWA Kampus Undip Tembalang, Kota Semarang.

Guru Besar Teknik Kimia Undip ini menjelaskan, sesuai dengan Peraturan MWA Nomor 01 Tahun 2018 tentang tata cara pemilihan dan pemberhentian Rektor Undip, tahapan pemilihan tetap dilanjutkan dengan melakukan verifikasi terhadap calon yang ada.

"Kami akan melanjutkan ke tahapan verifikasi dan menilai keabsahan berkas calon, mengundang bakal calon untuk memaparkan program kerjanya, serta mengumumkan hasil penyaringan untuk ditetapkan dari bakal calon menjadi calon rektor dalam sidang MWA," jelas Bambang seperti dilansir RMOL Jateng, Rabu (19/12).

"Kami akan melanjutkan ke tahapan verifikasi dan menilai keabsahan berkas calon, mengundang bakal calon untuk memaparkan program kerjanya, serta mengumumkan hasil penyaringan untuk ditetapkan dari bakal calon menjadi calon rektor dalam sidang MWA," jelas Bambang seperti dilansir RMOL Jateng, Rabu (19/12).

Dalam paparan calon rektor nanti panitia akan mengundang dari seluruh anggota MWA, Senat Akademik (SA), alumni, perwakilan dosen dan tenaga kependidikan, perwakilan mahasiswa dan masyarakat.

“Semua itu sudah jelas diatur dalam peraturan MWA No.1/2018. Intinya kami akan melaksanakan semua proses tahapan diikuti secara normatif dan terbuka," pungkas Bambang. [yls]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya