Berita

Politik

Aliansi Pemuda Nasional Akan Gelar Kopdar Tolak Dualisme KNPI

RABU, 19 DESEMBER 2018 | 06:48 WIB | LAPORAN:

Aliansi Pemuda Nasional (APN) mengancam akan membentuk Komite Nasional Perwakilan Pemuda Indonesia (KNPPI), untuk mengeliminir dualisme Kepengurusan KNPI.

Koordinator APN, Abdullah Amas menyatakan menolak adanya dua jenis kongres KNPI. Pihaknya mengingatkan agar beberapa OKP tidak sibuk dengan kongres yang menipu diri sendiri.

"Saat ini sepertinya ada atau tidak adanya KNPI semakin terasa tidak dapat menyatukan pemuda," ujar Abdullah Amas.


Dia pun menyampaikan, APN akan membentuk Komite Nasional Perwakilan Pemuda Indonesia (KPPI) dengan mengundang perwakilan OKP, termasuk berbagai sayap partai politik.

"Kami akan satukan visi dan gelar kopdar milenial. Visi kita adalah memunculkan figur baru 2024 nanti harus dari kalangan yang memiliki visi Persatuan Indonesia. Kami melirik figur-figur seperti AHY, Hamdan Zoelva, Rizal Ramli, Anis Matta dan Tommy Soeharto," tuturnya.

Amas menjelaskan, kopdar milenial sebagai fokus mencari figur baru 2024, kerja-kerja yang menghimpun pemikir strategis. Untuk menuju ke pertemuan itu, sejumlah persiapan dan diskusi akan digelar secara kontinu di Gedung Andhika, Surabaya.

"Nanti kita akan menggelar pula Kopdarnas (Kopi Darat Nasional), dan saya kira generasi muda perlu komite di luar dua KNPI yang ada," ujar Abdullah Amas.[wid]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

UPDATE

KPK Tidak Ragu Tetapkan Yaqut Cholil Tersangka

Kamis, 08 Januari 2026 | 20:04

KPK Ultimatum Kader PDIP Nyumarno Hadiri Pemeriksaan

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:47

Wanita Ditembak Mati Agen ICE, Protes Meluas

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:43

Pimpinan DPRD Kabupaten Bekasi Aria Dwi Nugraha Dicecar soal Aliran Uang Suap

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:31

Kader PDIP Nyumarno Mangkir dari Panggilan KPK

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:25

Akademisi UGM Dorong Penguatan Mata Kuliah Ekonomika Koperasi

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:19

Arab Saudi Klaim Pemimpin Separatis Yaman Selatan Melarikan Diri Lewat Somaliland

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:15

Presiden Prabowo Beri Penghargaan Ketua Umum GP Ansor

Kamis, 08 Januari 2026 | 18:50

Istri Wawalkot Bandung Menangis di Sidang Praperadilan

Kamis, 08 Januari 2026 | 18:45

Rizki Juniansyah Ngaku Tak Tahu Bakal Naik Pangkat Jadi Kapten TNI

Kamis, 08 Januari 2026 | 18:32

Selengkapnya