Berita

Natal di Damaskus/Reuters

Global

Damaskus Bersiap Sambut Natal Tanpa Mortir

SENIN, 17 DESEMBER 2018 | 19:06 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Dekorasi dan hiasan Natal untuk pertama kalinya sejak beberapa tahun terakhir, kembali menghiasi pusat Damaskus akhir tahun ini.

"Persiapan Natal tahun ini lebih dari sangat baik. Tidak ada mortir lagi," kata salah seorang pemilik toko di distrik Qasaa, Damaskus, Hanna al-Saad.

Alun-Alun Abbasiyeen, di mana mortir kerap dijatuhkan beberapa tahun belakangan, kini marak dihiasi kelap-kelip lampu dan pohon natal.


Sementara para musisi dengan pasukan pramuka setempat mempersiapkan pawai Natal yang sebelumnya tidak terlihat selama bertahun-tahun.

"Kami sangat senang. Anak-anak sekarang dapat datang lagi ke gereja tanpa mengkhawatirkan keselamatan mereka, dan orang tua mereka merasa lebih tenang," kata salah seorang warganya, Aline Droubi.

Damaskus di wilayah timur diketahui menanggung beban penembakan pemberontak sampai pasukan pemerintah memulihkan kembali wilayah Ghouta dalam serangan yang didukung Rusia.

Selama perang Suriah, penembakan pemberontak menewaskan sekitar 2.000 orang di Damaskus.

Menyusul pemulihan Ghouta timur pada bulan April, pasukan pemerintah bergerak untuk mengambil kembali daerah Yarmouk di selatan ibukota, membawa semua Damaskus kembali di bawah kendali negara.

"Tahun lalu kami tidak berani berjalan di jalan-jalan," kata Abir Ismail, warga lingkungan al-Qasaa, berdekatan dengan kota Jobar yang dikendalikan oleh faksi bersenjata.

"Kami tidak memiliki listrik dan tidak ada lampu atau dekorasi," tambahnya, mengungkapkan kegembiraan saat melihat jalan-jalan dan rumah-rumah yang dihiasi tahun ini. Demikian seperti dimuat Reuters. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya