Berita

Rajapaksa/Reuters

Global

Akhiri Kebuntuan Politik, PM Sri Lanka Segera Mundur

SABTU, 15 DESEMBER 2018 | 10:06 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perdana Menteri Sri Lanka Mahinda Rajapaksa akan mengundurkan diri dari jabatannya akhir pekan ini.

Hal itu disampaikan oleh putra Rajapaksa, yakni Namal Rajapaksa pada Jumat (14/12).

"Untuk menjamin stabilitas negara, mantan presiden Rajapaksa telah memutuskan untuk mengundurkan diri dari Premiership besok setelah pidato kepada bangsa," kata Namal Rajapaksa yang juga merupakan seorang anggota parlemen Sri Lanka dalam sebuah cuitan di akun Twitternya.


Dikabarkan Reuters, langkah tersebut akan memaksa Presiden Maithripala Sirisena untuk menunjuk pengganti demi mencegah kemungkinan penutupan pemerintah pada 1 Januari 2019.

Diketahui bahwa negara pulau di Asia Selatan tersebut mengalami kemacetan politik selama lebih dari sebulan sejak Sirisena menggantikan mantan Perdana Menteri Ranil Wickremesinghe dengan Mahinda Rajapaksa, yang kemudian dua kali dipecat oleh parlemen tetapi menolak untuk mengundurkan diri. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya