Berita

Ilustrasi/Net

Global

Australia Resmi Akui Yerusalem Barat Sebagai Ibukota Israel

SABTU, 15 DESEMBER 2018 | 09:53 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Australia secara resmi mengakui Yerusalem Barat sebagai ibukota Israel.

Begitu kata Perdana Menteri Australia Scott Morrison pada hari ini (Sabtu, 15/12). Pernyataan tersebut membalikkan kebijakan Timur Tengah Australia selama puluhan tahun.

"Australia sekarang mengakui Yerusalem Barat, yang menjadi pusat Knesset dan banyak lembaga pemerintahan, adalah ibu kota Israel," kata Morrison di Sydney, seperti dimuat Reuters.


Meski begitu, tidak berarti Australia akan segera memindahkan kedutaannya di Israel.

"Kami berharap untuk memindahkan kedutaan kami ke Yerusalem Barat ketika praktis dan setelah penentuan status akhir," tambahnya.

Morrison mengatakan pada bulan Oktober dia terbuka untuk menggeser kedutaan.

Langkah pemindahan kedutaan besar semacam itu diawali oleh keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk memindahkan kedutaan Amerika Serikat dari Tel Aviv ke Yerusalem pada Mei lalu. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya